
DUMAI - Akhir-akhir ini masyarakat Kota Dumai, Riau, diresahkan dengan kegiatan komunitas anak muda yang sering melakukan konvoi dengan membawa bendera hitam. Pada bendera itu bergambar pistol yang mengarah ke bawah, pisau yang menyamping dan kepalan tangan ke atas, serta bertuliskan Ganesa.
Informasi yang dirangkum GoRiau.com, Minggu (29/5/2016), komunitas ini melakukan aksi konvoi dengan cara bergerombol dengan mengibar-ngibarkan bendera hitam itu. Saat melakukan aksinya itu, komunitas ini tidak segan-segan mengganggu masyarakat yang melintas di Jalan Sultan Syarif Kasim, tepat depan SD Labour Housing.
Komunitas ini setiap malam minggu selalu bergerombol di dalam lingkungan sekolah SD Labour Housing. Bahkan, komunitas ini tidak segan-segan melakukan pengrusakan fasilitas sekolah.
Saat dibubarkan oleh personil Polres Dumai, Sabtu (28/5/2016) sekitar pukul 22.10 WIB, komunitas ini dengan gagah berani memacu sepeda motornya dengan melawan arah di Jalan Sultan Syarif Kasim, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur.
Personil Polsek Dumai, berhasil mengamankan satu orang dari komunitas bendera hitam ini untuk diperiksa. Karena langsung dibawa ke Mapolres Dumai.
"Tadi memang sempat dikejar-kejar polisi, remaja yang biasa berkumpul disini (SD Labour Housing, red). Mereka pernah merusak fasilitas disini, kaca kelas pecah. Bahkan ada yang hilang, seperti kipas angin," ujar salah seorang petugas keamanan di SD Labour Housing kepada GoRiau.com, yang enggan disebutkan namanya.***