PEKANBARU - Wakil Rektor 1 Universitas Lancang Kuning (Unilak) Dr Junaidi berduet dengan Sandiaga Salahuddin Uno dalam acara bedah buku kumpulan cerita pendek (cerpen) ''Hikayat Suara-suara'' karya sastrawan nasional Taufik Ikram Jamil, di Bandar Seni Raja Ali Haji (Serai), Pekanbaru, Sabtu (18/5/2019).

Sandiaga yang merupakan calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 02, pada acara tersebut membacakan penggalan cerita dalam salah satu cerpen yang ada dalam buku ''Hikayat Suara-suara''.

Sandi memberikan apresiasi terhadap terbitnya buku tersebut dan menyatakan bahwa isi buku itu sangat relevan dengan kondisi yang terjadi di Indonesia.

Sementara Junaidi, sebagai kritikus sastra, menilai, semua cerpen yang ada dalam buku tersebut sangat menarik dan mudah dipahami. ''Tema yang diangkat juga sangat menarik, menggambarkan bagaimana kondisi dan pertarungan untuk mendapatkan suara dalam proses politik di Indonesia,'' kata Juaidi.

Junaidi menambahkan bahwa isi buku ini mengandung ironi dan kritik, yang tidak hanya ditujukan kepada para politikus, pemerintah dan penyelenggara Pemilu, tetapi juga kepada warga negara atau masyarakat sebagai pemilik suara.

''Masyarakat harusnya menggunakan hak pilihnya sesuai hati nurani untuk kepentingan orang banyak. Jangan sampai terjadi jual-beli suara atau mengggadaikan suara demi memperoleh uang,'' sambungnya.rls