PEKANBARU – UPT Wilayah II Jalan dan Jembatan Dinas PUPR PKPP Riau terus berupaya menjaga fungsionalitas ruas Jalan Provinsi Mahato–Manggala di tengah meningkatnya arus kendaraan berat yang melintasi jalur tersebut.

Kepala UPT Wilayah II, Ardi Irfandi, mengungkapkan bahwa peningkatan volume kendaraan diakibatkan oleh tidak bisa dilaluinya Jembatan Sei Rokan di Ujung Batu oleh kendaraan berat.

"Akibat kondisi jembatan tersebut, kendaraan berat beralih ke ruas Jalan Mahato–Manggala. Kami mencatat ada sekitar 1.000 kendaraan berat—mayoritas Over Dimension Over Load (ODOL)—melintasi jalan itu setiap harinya, sehingga beban jalan semakin berat dan rentan rusak," ujar Ardi kepada goriau.com, Sabtu (26/4/2025).

Untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan mencegah kerusakan lebih parah, pihaknya melakukan perbaikan di sejumlah titik kerusakan. "Atas arahan Kepala Dinas PUPR PKPP Riau, kami telah menyiagakan alat berat secara mobile sejak arus mudik Lebaran beberapa waktu lalu. Alat berat ini siap dikerahkan kapan saja bila ditemukan kerusakan pada jalan," jelas Ardi.

Perbaikan Jalan Menuju Event Bakar Tongkang

Selain menangani Jalan Mahato–Manggala, UPT II juga tengah memperbaiki ruas jalan Provinsi Bagan–Sinaboi menuju lokasi ritual Bakar Tongkang di Bagansiapiapi, yang kondisinya mengalami kerusakan di beberapa titik.

"Untuk mendukung kelancaran event Bakar Tongkang, kami melakukan perbaikan berupa pengaspalan di titik-titik kerusakan, serta penimbunan dengan material base hingga ke ujung Sinaboi dekat pantai," jelas Ardi.

Ia menambahkan, perbaikan ini penting dilakukan mengingat pada saat acara Bakar Tongkang, ribuan warga keturunan Tionghoa yang merantau akan pulang kampung dan melewati ruas tersebut. "Ini bentuk dukungan kami terhadap kelancaran event budaya yang sangat dinantikan masyarakat," tutupnya. ***