PEKANBARU, GORIAU.COM - Harapan besar disandarkan para pemuda-pemudi negeri Bumi Lancang Kuning terhadap Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau yang berlangsung 29-30 November 2014 di Pekanbaru.
Pemilihan Ketua dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) KNPI Riau yang baru diharapkan berjalan lancar dan tidak ada intervensi dari pihak mana pun. Terutama memberikan perubahan besar terhadap perjalanan seluruh Organisasi Kepemudaan (OKP) yang ada di Riau.
Harapan besar salah satunya disandarkan Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Riau-Kepri. Ketua dan Sekjen terpilih nantinya diharapkan bisa mengakomodir dan mendukung penuh kegiatan kepemudaan yang bersifat membangun.
"Kita berharap (Musda, red) lancar dan bisa dirasakan oleh semua OKP yang ada. Siapa pun yang terpilih nantinya diharapkan bisa mengakomodir kegiatan-kegiatan kepemudaan," kata Ketua Badko HMI Riau-Kepri, Munawir Mattareng kepada GoRiau.com, Minggu (30/11/2014).
Menurutnya, generasi muda Riau harus dibentuk berkualitas dengan kondisi Bumi Lancang Kuning yang telah 'dicap' sebagai negeri kaya akan Sumberdaya Mineral dan Alam.
"SDM berkualitas harus dibentuk agar mampu bersaing dengan pemuda dari bangsa-bangsa besar lainnya," harap Munawir.
Sedikitnya 12 nama bertarung untuk memperebutkan kursi Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Riau masa bhakti 2014-2017.
Diantaranya Ari Nugroho, Agung Nugroho, Indra Putra Kota, Kordias Pasaribu, Agus Triansyah, Husni Thamrin, Sulastri, Zulfahmi ST, Muhammad Lutfi, Ronald Achyar, Ahmi Septiadi dan Zukri Misran.
Musda dilaksanakan karena Ketua DPD KNPI Riau Faisal Aswan sudah lama non aktif.
Ketua panitia Musda XIII Suhardiman Amby mengatakan, Musda dilaksanakan berdasarkan SK Caretaker DPP KNPI yang diketuai Johnson Slitonga dan Sekretaris Suparman S.Si, M.Si.
''Disamping ketua lama sudah lama tidak aktif, kepengurusan 2011-2014 juga sudah berakhir,'' katanya Suhardiman.
Dijelaskan Suhardiman, Musda akan diikuti 12 DPD Kabupaten/Kota dan 105 OKP (Organisasi Kemasyarakatan Pemuda).
Seperti diketahui sejak Ketua KNPI Riau Faisal Aswan ditahan KPK dalam kasus suap PON Riau 2012, KNPI dijalankan oleh pengurus secara kolektif. Namun jabatan Pelaksana Tugas (Plt) yang dijalankan Tonny Werdiansyah masih menimbulkan kontroversi. Karena itu DPP KNPI menyerahkan pelaksanaan Musda kepada Caretaker.***