ENREKANG - Aparat Polres Enrekang, Sulawesi Selatan (Sulsel) menangkap pria berinisial T (41) karena diduga memerkosa putri kandungnya berkali-kali dan menggunggah foto syur anaknya di media sosial (medsos).

Dikutip dari Viva.co.id, Kapolres Enrekang, AKBP Arief Doddy Suryawan, mengungkapkan, pencabulan paksa terhadap putrinya itu dilakukan pelaku sejak 2019 hingga 2022.

"Pelaku diduga melakukan pemerkosaan terhadap anak kandungnya itu berulang kali sejak 2019 lalu," kata AKBP Arief saat dikonfirmasi, Sabtu (3/12/2022).

Dituturkan Arief, awalnya pelaku T dan putrinya hanya tinggal berdua. Pelaku sudah lama berpisah ranjang dengan istrinya. Hal itu yang jadi latar belakang pelaku tega melakukan aksi bejat terhadap putrinya selama 4 tahun.

"Mulai diperkosa sejak masih berusia 16 tahun. Dan, saat itu masih duduk di kelas 3 SMP hingga kini sudah berusia 19 tahun," tutur Arief.

Setelah empat tahun lamanya diperkosa, korban akhirnya kabur ke ibunya. Setelah korban kabur, sang ayah kemudian mengunggah foto syur anak kandungnya di media sosial (medsos). Hal itu dilakukan pelaku sebagai ancaman agar sang anak kembali pulang dan dijadikannya budak seks.

"Tapi belakangan pelaku ini posting foto bugil anaknya di medsos sebagai ancaman agar korban ini pulang lagi," ucap Arief.

Ibu korban akhirnya mengetahui jika selama 4 tahun putrinya telah diperkosa oleh ayahnya. Kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

"Berangkat dari postingan itu, keluarga korban akhirnya mengetahui hingga melaporkan pelaku T ke kami awal November lalu," kata Arief.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku disebut memperkosa dan mengancam korban selama 4 tahun lamanya. Pelaku mengancam agar korban tak mengadu ke keluarga terkait perbuatan bejatnya itu.

Kata Arief, pelaku T sudah ditetapkan sebagai tersangka. Pelaku juga sudah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

"Sudah tersangka dia dan diamankan kasusnya mau tahap 1, Rabu pekan depan berkasnya kita kirim ke jaksa," tutur Arief.***