
RENGAT - Entah setan apa yang ada di benak Yn (15), warga Jalan Kuantan Timur, Kecamatan Rengat, Indragiri Hulu, Riau ini. Pelajar salah satu SMA di Kecamatan Rengat itu nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kamar rumahnya, Kamis (26/1/2017) malam tadi.
Hingga saat ini, tak seorangpun yang dapat memastikan penyebab korban gantung diri. "Tidak tahu apa sebabnya. Saat ini pihak keluarga masih terpukul atas kejadian itu," ujar salah seorang warga yang tak mau disebutkan namanya kepada GoRiau.com, Jumat (27/1/2017) dini hari.
Dikatakannya, korban diketahui tergantung pertama kali oleh temannya. Malam itu, Kamis (26/1/2017) sekira pukul 20.00 WIB, ayah, ibu, abang dan teman korban tengah berada di rumah itu untuk melakukan aktivitas membungkus kerupuk yang akan dijual, sementara korban berada di dalam kamar.
Setelah sekian lama, tepatnya sekitar pukul 21.30 WIB, korban berinisial Yn (15) tersebut tak kunjung keluar dari kamar. Rekan korban yang curiga, mendorong pintu kamar itu, namun pintu kamar dalam keadaan terkunci.
Selanjutnya, merasa tidak enak hati, teman korban itu mencoba megintip aktivitas apa yang tengah dilakukan korban melalui celah yang ada pada dinding kamar tersebut. Saat itu pula, teman korban tersebut sontak kaget ketika melihat korban dalam keadaan tergantung di dalam kamar itu.
Melihat hal itu, sambung sumber GoRiau.com, teman korban tersebut langsung memberitahukan hal itu kepada pihak keluarga, yaitu kepada abang korban. "Bang, Yn gantung diri", ujar teman korban memberitahu.
"Ah..masak iya", jawan abang korban seakan tak percaya."Sumpah bang, Lillahi Ta'ala", jawan teman korban itu meyakinkan. Mendengar ungkapan itu, abang korban bersama kedua orang tuanya langsung mendobrak pintu kamar tersebut.
Ternyata, hal itu benar. Korban ditemukan pihak keluarga dalam keadaan tergantung tepat di tengah kamar itu. Dengan cepat, pihak keluarga langsung berupaya menurunkan korban dengan cara memotong dasi sekolah yang digunakan korban untuk gantung diri.
"Setelah korban diturunkan dan untuk memastikan kondisi korban, pihak keluarga langsung melarikan korban ke Puskesmas Sipayung Rengat untuk diperiksa secara medis. Hasil pemeriksaan, pihak Puskesmas memastikan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," tutur sumber itu menuturkan.
"Saat ini, jasad korban telah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan. Dari keterangan keluarga, jasad korban akan dikemubikan pada, Jumat (27/1/2017) pagi ini di TPU Desa Pasir Kemilu," pungkasnya.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum bisa dikonfirmasi terkait penyebab korban gantung diri tersebut. Namun, informasi sementara yang didapat GoRiau.com, pihak keluarga telah mengikhlaskan kematian korban dan enggan untuk di otopsi.*** #Ingin Tahu Berita INHU Selengkapnya, Klik Disini