
PEKANBARU, GORIAU.COM - Jarak pandang akibat kabut asap di Riau terus memburuk. Pantauan Kamis (22/10/2015) pagi, jarak pandang hanya berkisar 50 hingga 200 meter. Lokasi paling parah terpapar asap yakni Pekanbaru, Rengat, Dumai dan Pelalawan. Imbasnya, kualitas udara menurun hingga level berbahaya.
Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Pekabaru, asap pekat menyelimuti hampir seluruh kawasan di Riau. Pantauan dibeberapa kota, jarak pandang kian memburuk. "Pekanbaru jarak pandang 100 meter (smoke+fog), Rengat 50 meter, Dumai 200 meter dan Pelalawan 80 meter," kata Kepala BMKG, Sugarin.
Pemicunya, lantaran terus bertambahnya titik panas di Sumatera. Menurut citra satelit Terra dan Aqua, ada 656 titik panas atau hotspot di Sumatera. Paling parah di Sumatera Selatan, sebanyak 572 titik panas, Jambi 38 titik panas, Riau 31 titik panas, Bangka Belitung 11 titik panas, Lampung tiga titik panas dan Kepri satu titik panas.
"Di Riau, 31 titik panas menyebar diantaranya Inhu 15 titik panas, Pelalawan 12 titik panas, Inhil tiga titik panas dan Kepulauan Meranti satu titik panas. Sementara untuk titik api ada 26 titik, diantaranya Inhu 13 titik api, Pelalawan 11 titik api, Inhi dan Kepulauan Meranti dengan masing-masing satu titik api," tukasnya.
Diprediksi, kabut asap hari ini bakal melumpuhkan aktivitas Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau, seperti hari sebelumnya. Pantauan GoRiau.com pagi tadi pukul 07.00 WIB, asap pekat membuat warga Pekanbaru habis upaya. "Ya gimanalah, kalau tak kerja kena pecat, kalau kerja kena asap. Terimalah apa adanya," ketus Said, warga Jalan Jenderal Sudirman. ***