
RENGAT, GORIAU.COM - Pernyataan Bupati Indragiri Hulu (Inhu) H Yopi Arianto SE yang mempersiapkan kantor camat bagi PNS bandel, mendapat sorotan tajam dari berbagai pihak. Termasuk dari Wakil Ketua DPRD Inhu, Arwan Citra Jaya.
''Statement Bupati Inhu H Yopi Arianto yang mengatakan mempersiapkan kantor camat bagi PNS bandel, itu sangat tidak logis. Karena dengan statemen itu beliau menganggap kantor camat adalah tempat penampungan PNS bandel atau yang kena mutasi jabatan,'' ujar Arwan Citra Jaya, Selasa (7/1/2014) di kantornya.
Politisi Demokrat ini sangat menyayangkan ungkapan Bupati Inhu tersebut, karena kantor camat bukanlah tempat pembuangan PNS nakal atau yang non jabatan. Kantor camat adalah instansi pemerintah yang menjadi garda terdepan pelaksanaan pembangunan dan pelayanan masyarakat.
''Itu bukan kantor penampungan, tapi kantor untuk melayani masyarakat yang berada jauh dari ibukota kabupaten. Saya harap pemerintah daerah jangan salah arti. Harusnya PNS yang ditempatkan di kantor camat adalah PNS yang memiliki kinerja bagus dan siap menerima tantangan. Bukan untuk pembuangan PNS bandel,'' tambah pria yang akrab disapa Bang Wawan tersebut.
Ketua DPD Demokrat Inhu itu juga mempertanyakan, apakah etis jika seorang mantan pejabat setara eselon II ditempatkan di kecamatan yang nota bene hanya dipimpin oleh eselon III, bagaimana mereka bisa bekerja dengan baik.
Jika itu tetap dipaksakan, kata Wawan, ini akan menjadi beban mental dan pukulan yang telak bagi yang bersangkutan. Ini juga akan menjadi beban psikologis bagi mereka.
Karena itu, ia berharapkan kepala daerah dapat mengevaluasi kembali apa yang telah direncanakan tersebut sesuai dengan statemen yang sudah dikeluarkan.
''Kita tidak mengintervensi tugas dan kewenangan seorang Bupati selaku kepala daerah, karena itu adalah hak preogatif dia. Namun segala sesuatunya tentu harus ada pertimbangan yang matang. Jika memang dinonjobkan, tempatkan mereka di instansi lain yang bukan instansi yang awalnya mereka pimpin,'' tukasnya.
Wawan berharap agar Bupati Inhu Yopi Arianto bersikap Arif dalam menempatkan seorang pejabat, sehingga mereka dapat menjalankan tugas dan fungsi selaku PNS dengan baik.(jef)