TELUKKUANTAN - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau menyalurkan bantuan untuk Arga Dimas Saputra, seorang bocah SD yang menjadi korban kekerasan kakak kelasnya. Bantuan senilai Rp33.176.000 itu diserahkan langsung kepada keluarga yang disaksikan perangkat desa, Jumat (29/4/2016) di Kari.

"Alhamdulillah, kita sudah memberikan bantuan untuk Arga Dimas, mudah-mudah bantuan ini bisa meringankan bebannya," ucap Suburman selaku Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kuansing, Sabtu (30/4/2016) di Telukkuantan.

Saat ini, lanjut Suburman, Arga Dimas masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

"Kondisinya mulai membaik, cuma harus menjalani terapi hingga beberapa bulan ke depan," ucap Suburman.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, siswa SD tersebut harus diamputasi setelah kakinya mengalami pembusukan. Ia dianiaya tiga orang kakak kelasnya saat bermain pulang sekolah.

Dalam peristiwa itu, Arga Dimas dimintai sejumlah uang oleh tiga pelaku. Namun, Arga Dimas tidak memenuhi. Kesal, ketiga langsung melakukan penganiayaan secara brutal layaknya orang dewas. Dimana, kaki dan tangan Arga Dimas diikat serta mulutnya disumbat.

Kini, Arga Dimas hidup dengan satu kaki dan belum bisa kembali ke bangku sekolah.***