
PEKANBARU – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Riau, Agung Nugroho, mengapresiasi aksi demonstrasi yang dilakukan oleh ribuan mahasiswa di Gedung DPRD Riau yang berujung damai kemarin.
Sebab, kata Agung, turunnya mahasiswa ke jalan membuktikan bahwa 'parlemen jalanan' masih aktif. Sebagai calon pemimpin masa depan, mahasiswa memang harus proaktif menyampaikan masukan dan kritiknya.

Agung mengakui, aksi demo yang merupakan gabungan dari 25 kampus ini masih saja dipandang sinis oleh sejumlah pihak, tapi dia berharap pandangan itu tak menyurutkan semangat mereka.
Tak hanya mahasiswa, lanjut Agung, dia dan partainya juga dituduh sebagai pihak yang mendalangi aksi demo itu. Tapi dia memahami itu sebagai salah satu tantangan dalam menjalankan tugas.
"Saya sangat berharap, tuduhan-tuduhan miring itu tidak menyurutkan semangat adik-adik dari kalangan intelek ini, mereka orang-orang cerdas yang tak bisa terpengaruh provokasi dari manapun," tuturnya.
Ditanya apakah dia dan partainya akan menuntut pihak-pihak yang sengaja memfitnah ini, Agung menyebut pihaknya akan mencoba berkoordinasi dengan bidang hukum.
"Saya ini sudah sering difitnah, saya biasa saja, tapi kalau bicara partai, tentu saya harus koordinasi dengan partai. Yang jelas, kita fokus dengan tagline 'Harapan Rakyat, Perjuangan Demokrat'," tutupnya.
Sebelumnya, Ketua DPRD Riau, Yulisman, akhirnya menaiki mobil komando mahasiswa untuk menerima aspirasi dari ribuan massa aksi yang melakukan unjuk rasa di Gedung DPRD Riau, Senin (11/4/2022).
Yulisman menaiki mobil tersebut didampingi oleh tiga orang Wakil Ketua DPRD Riau, yakni Syafaruddin Poti, Agung Nugroho, dan Hardianto. Dan mendengarkan langsung orasi dari para mahasiswa. ***