PEKANBARU, GORIAU.COM - Berdasarkan hasil rapat koordinasi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau bersama seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, Senin (3/11/2014), disimpulkan bahwa APBD Riau Tahun 2014 baru terserap sebesar 34 persen.

Jika dikalkulasikan, dari Rp8,84 triliun pada APBD 2014, baru terserap lebih kurang sebesar Rp3 triliun. Hasil rapat tersebut juga memungkinkan target realisasi di atas 80 persen hingga akhir tahun akan berat dicapai.

"Berdasarkan laporan dari seluruh SKPD, anggaran yang terserap baru 34 persen dari Rp8,84 triliun di APBD Riau Tahun 2014," kata Plt Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman melalui Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Riau, M Yafiz kepada GoRiau.com, Senin (3/11/2014) usai rapat.

Sementara untuk menggesa realisasi tersebut, seluruh SKPD yang memungkinkan untuk melakukan pencairan dan sejumlah kegiatan hingga akhir tahun akan dimaksimalkan. "Kita berharap dari SKPD yang bisa untuk menyisip ketertinggalan itu," kata Yafiz.

Namun saat ditanyakan satker mana saja yang masih rendah dalam serapan APBD Riau Tahun 2014, dikatakan Yafiz adalah saker-satker yang baru berjalan. "Seperti Dinas Cipta Karya, Dinas Bina Marga dan Dinas Peternakan dan Pertanian," ujar Yafiz.

Dijelaskan Yafiz, serapan APBD Riau hingga Oktober 2014 baru sebesar 34 persen. Untuk mengejar realisasi sebesar 80 persen diperkirakan cukup sulit, mengingat sejumlah kegiatan banyak yang tidak bisa dijalankan, karena menimbang waktu yang tersisa hingga akhir tahun ini.

Hadir dalam rapat koordinasi tersebut Plt Gubernur Riau, Sekdaprov Riau, Asisten II Setdaprov Riau, dan seluruh pejabat eselon II, III dan IV di Lingkungan Pemprov Riau.***