MAKKAH -- Aparat keamanan Kerajaan Arab Saudi menangkap seorang pria di Masjidil Haram, Makkah, pada Selasa sore lalu.

Dikutip dari Kompas.com, juru bicara kepolisian wilayah Makka mengatakan, pria tersebut membawa pisau senajata berupa pisau dan meneriakkan dukungan terhadap kelompok dan organisasi teroris di lantai pertama masjid tersebut.

''Pria itu segera ditangkap dan tindakan hukum telah diambil terhadapnya,'' ujar juru bicara seperti dikutip dari Saudi Gazette, Jumat (2/4/2021).

Video aksi pria tersebut telah beredar luas di media sosial. Salah satunya seperti yang diunggah oleh akun resmi otoritas Makkah @makkahregion.

Melansir The National News, Kepala Presidensi Masjidil Haram dan Nabawi Sheikh Abdul Rahman Al Sudais menyampaikan, penggunaan ekspresi ekstrem rasis berada di luar doktrin Islam.

Selain itu, pria tersebut dinilai tidak menghormati kesucian tempat itu.

''(Pria itu) tidak menghormati kesucian tempat itu. Tuhan telah menjadikan Masjidil Haram sebagai tempat ibadah, termasuk shalat, tawaf, dan haji,'' ujar dia.

Meski sempat terjadi insiden, tak ada korban jiwa dilaporkan atas peristiwa ini.***