RENGAT, GORIAU.COM-Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama generasi penerus bangsa, bertepatan dengan memperingati hari sumpah pemuda ke 85 tahun 2013, Dara Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) 2013, beserta segenap finalis santuni anak-anak yang ada di Panti Asuhan Nur Ananda Putri, Desa Sungai Beringin, Kecamatan Rengat, Selasa (29/10/2013). 

Kedatangan Yurnalis selaku Dara Inhu beserta rombongan disambut tangis bahagia oleh para penghuni panti. Lilis sapaan akrap Yurnalis dalam sambutannya pada acara sederhana saat menyerahkan bantuan tersebut mengatakan, hendaknya bantuan yang tidak seberapa ini dapat berman faat dan membantu meringankan beban pengur panti. 

"Jangan dilihat jumlahnya, tapi inilah bentuk kepedulian kami selaku Dara Inhu dan finalis terhadap panti asuhan ini, karena kami memandang anak-anak yang ada di panti ini adalah cikal bakal generasi penerus bangsa dan daerah ini kedepan, mereka sangat butuh uluran tangan dari berbagai pihak, " sebut Lilis dengan linangan air mata.

Dengan demikian kita berharap kepada anak anak atau adek adek yang ada di panti ini, hendaaknya jangan putus asa, hilangkan atau lupakan masa lalu yang kelam, mari tatap masa depan, karena masa depan yang cemerlang ada didepan, dengan semangat sumpah pemuda ini, mari kita kobarkan jiwa patriotis, pintu keberhasilan terbuka lebar didepan mata, ujar lilis yaang disambut tepuk tangan penghuni panti Nur Ananda Putri tersebut.

Selain itu sebut Lilis, kita juga berharap kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Inhu, hendaknya bisa memberikan uluran tangan untuk membantu panti asuhan ini, karena kalau bukan kita siapa lagi, kalu bukan sekarang kapan lagi, mari kita sisihkan sebagian dari rejeki kita untuk mereka, karena mereka sangat membutuhkan bantuan, tandas wanita berjilbab itu.

Dalam pada itu, Ketua Panti Asuhan Nur Ananda Putri Imron Rio didampingi pengasuh panti Nur Sa'adah, S.Pdi mengatakan, kami atas nama panti asuhan mengucapkan banyak terimakasih kepada dara Inhu dan rombongan yang sudah peduli dengan kami di panti ini, bantuan ini sudah sangat membantu kami, ini sudah sebuah anugerah yang kami terima, mungkin melalui Dara Inhu ini Allah titipkan sebagian rejeki untuk anak-anak kami yang ada di panti ini, sebutnya.

"Apa yang kami terima ini akan kami pergunakan untuk kebutuhan penghuni panti, sekali lagi kami mengucapkan banyak terimakasih, kami tidak bisa membalas apa-apa, semoga Allah dapat membalasnya", ungkap Imron Rio yang dibarengi ucapan Amin Yarabbal Alamin oleh para penghuni panti.

Ditambahkan Nur Sa'adah yang juga guru atau tenaga pengajar di salah satu SMU Negri yang ada di Rengat itu, bahwasanya saat ini jumlah penghuni panti adalah 27 orang, yang terdiri dari 12 Putra dan 15 Putri dengan kategori umur 9 tahun hingga 19 tahun. dimana kesemuanya itu masih besekolah, mulai dari SLB, SD, MIN, MTS, MA dan bahkan ada yang kuliah. khusus anak yang kuliah, ada satu orang, namun dia sudah bisa mandiri dan sudah bekerja dan juga membantu kami di panti ini untuk mendidik anak-anak disini.

Diterangkan Pahlawan tanpa tanda jasa itu, dari 27 penghuni panti tersebut, 14 diantaranya Yatim, 3 orang Piatu, 5 orang terlantar karna orang tua mereka berceraai, sedangkan 5 orang lainnya keluarga kurang mampu. Sejauh ini biaya operasional panti sehari hari adalah bersumber dari swadaya dan donatur tidak tetap serta sumbangan dari pemerintah, penghuni panti ini sebagian besar adalah anak Inhu dan ada juga dari kabupaten tetangga Inhil, panti asuhan ini berdiri sejak tahun 2007 silam, pungkasnya.(Jef)