PEKANBARU, GORIAU.COM - Gubernur Riau (Gubri), H Annas Maamun berharap banyak terhadap peningkatan kualitas pendidikan khususnya di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau ke depan. Filosofi pendidikan yang salah diartikan dengan menitikberatkan kelulusan sudah cukup harus diubah.

Pemprov Riau dalam naungan Gubri, H Annas Maamun bersama Dinas Pendidikan Provinsi Riau akan menggarap serius program peningkatan kualitas pendidikan. Mulai dari ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan, murid, guru hingga kepala sekolah yang berkualitas.

Selama ini, status lulus sudah memuaskan para peserta didik dalam menempuh jenjang pendidikan. Kelulusan yang didapat tanpa diikuti dengan hasil maksimal tidak dipandang secara hebat.

Selain itu, penyerapan yang mendasar dan mendalam terhadap hasil selama di bangku sekolah tidak dikuatkan dengan penerapan di lapangan. Artinya, peserta didik lebih melihat status lulus daripada nilai yang maksimal dan penyerapan ilmu.

"Ke depan, bagaimana pendidikan buka lagi menjadi syarat kelulusan untuk ke jenjang selanjutnya, tetapi lebih kepada menjadi seseorang yang unggul dan memiliki daya saing yang kuat," kata Gubri usai memimpin upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Halam Kantor Gubernur Riau, Jumat (2/5/2014).

Dimana seluruh lulusan bisa tampil dan keluar sebagai hasil didikan yang matang dan mampu bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional. "Bisa berkreasi dan berinovasi dengan apa yang telah mereka temukan dan dapatkan selama ini," tambah Gubri.

"Lulus dengan hasil maksimal, kemudian lulus dengan penerapan ilmu yang didapat," sambung Gubri.

Dirinya berusaha menerapkan program peningkatan kualitas pendidikan tersebut melalui program-program pemerintah antara pusat, provinsi hingga kabupaten/kota.***