SELATPANJANG - Panglung arang di Selat Rengit Kepulauan Meranti, Riau, terbakar pagi Kamis (3/3/2016). Angin kuat diduga menjadi penyebab api membesar sehingga membakar dapur dan atapnya.

Informasi ini sebagaimana diungkapkan Mukti, salah seorang warga Semukut Pulau Merbau, Kepulauan Meranti, ketika dikonfirmasi GoRiau, Kamis pagi. Menurut Mukti, saat itu pekerja sedang membongkar arang bakau. Oleh karena angin berhembus kencang, api membesar di dalam tungku yang menyebabkan tunggu terbelah dan mengeluarkan api.

Api yang keluar dari tungku, tambah Mukti, membakar atap yang dibangun untuk menutupi 4 tungku arang lainnya. Akibatnya, semua atap tersebut ludes terbakar.

"Api sudah padam, tapi semua atap habis terbakar," kata Mukti.

Dijelaskan Mukti lagi, sebelumnya juga telah terjadi kebakaran yang menyebabkan satu tungku terbakar dan terbelah. Pecahnya tungku pada kejadian pertama beberapa hari lalu, sempat membuat panik warga sekitar, pasalnya menimbulkan suara keras dan guncangan seperti gempa bumi.

"Sudah dua tungku terbelah, dua nya lagi masih berfungsi," ujar Mukti yang juga mengatakan di panglung arang Selat Rengit itu ada empat tungku.

"Kalau sudah terbelah, tungku itu tidak bisa digunakan lagi," tambah Mukti. ***