BENGKALIS - Kuota isi ulang gas elpiji 3 kilogram (Kg) untuk Kabupaten Bengkalis tahun 2017 ditambah menjadi mencapai 14.071 metrik ton (MT) untuk kebutuhan sebanyak 4.690.333 tabung. Jumlah ini terjadi peningkatan dari kuota tahun 2016 sebanyak 4,2 juta lebih tabung yang digunakan masyarakat di daerah ini, atau naik 490 ribu lebih atau naik sebesar 11 persen.

Kepala Dinas Perdagagan dan Industri (Disdagprin) Kabupaten Bengkalis, Muhammad Fauzi melalui Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan, Burhanudin kepada sejumlah wartawan, Selasa (29/8/17), menjelaskan, kepastian penambahan kuota ini menyusul surat penyampaian usulan kuota elpiji subsidi 3 Kg oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis tertanggal Maret 2017 lalu kepada Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Riau, sudah memperoleh jawaban dari Direktorat Jenderal Minyak dan Bumi Kementerian ESDM RI tertanggal 9 Juni 2017, bahwa Kabupaten Bengkalis memperoleh kuota sebesar 14.071 MT.

''Mulai tahun ini ada penambahan kuota, sesuai dengan surat yang sudah kita terima dari Kementerian ESDM ini. Mudah-mudahan ke depan tidak lagi terjadi kelangkaan lagi,'' paparnya.

Sebelumnya, Disdagperin Kabupaten Bengkalis mengajukan penambahan kuota atau ‘jatah’ kepada pihak Pertamina sebanyak 4,7 juta lebih tabung per tahun. Dengan estimasi kebutuhan elpiji 3 Kg mulai tahun ini sektor usaha mikro 3.827 pengguna sebanyak 459.240 tabung setahun. Selanjutnya estimasi kebutuhan elpiji 3 Kg sektor rumah tangga sebanyak 4.243.140 tabung dari 117.865 kepala keluarga (KK) per tahu*** #Semua Berita Bengkalis, Klik di Sini

.