PEKANBARU, GORIAU.COM - Dua bocah yang masih duduk dibangku sekolah di Pekanbaru, terpaksa diamankan tim Opsnal Mapolsek Tampan, lantaran terlibat kasus penjambretan. Mereka beraksi dengan merampas tas milik pengendara motor saat melintas di jalan Garuda Sakti kelurahan Simpang Baru, Tampan.

Empat jam usai beraksi dan menjambret tas korban bernama Rahmadani (27), dua pelaku AR (15) serta DA (16) langsung berhasil diciduk petugas, Kamis (14/5/2015) dinihari tadi. Penangkapan kedua pelajar tersebut, setelah petugas mengantongi ciri-ciri kendaraan keduanya yang digunakan sewaktu beraksi.

"Korban dijambret Rabu malam dan langsung melapor ke kita. Kebetulan dia ingat ciri-ciri motor pelaku yakni sepeda motor Kawasaki D'Tracker. Kita pun langsung menurunkan anggota untuk melakukan penyisiran dan berhasil menangkap keduanya saat berada di jalan Arifin Ahmad," kata Kanit Reskrim Polsek Tampan, AKP Herman Pelani, Kamis sore.

Usai diciduk, sambung Herman, polisi kemudian membawa mereka ke Mapolsek untuk menjalani proses penyelidikan. Kuat dugaan mereka telah sering beraksi dengan melakukan kejahatan serupa. "Kita masih melakukan pengembangan terhadap dua orang bocah ini, dugaannya mereka telah sering melakukan aksi jambret," beber Kanit.

Sebelumnya, AR dan DA terlibat aksi penjambretan dan berhasil membawa kabur tas korban, yang berisi harta benda dan uang dengan total Rp8 juta. Akibat perbuatannya, kedua pelajar aktif tersebut harus berurusan dengan pihak berwajib.

"Kepada masyarakat yang pernah menjadi korban penjambretan dengan ciri-ciri motor dan pelaku sama silahkan melapor ke Polsek Tampan," tutupnya. (had)