PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Akses jalan Desa Tanjung Air Hitam, Kecamatan Kerumutan rusak parah akibat lalu lalang setiap harinya oleh Truk Balak milik PT Arara Abadi, yang merupakan perusahaan bergerak di bidang Hutan Tanaman Industri (HTI) di Kabupaten Pelalawan.

"Truk pengangkut kayu balak yang melintas, merusak banyak fasilitas jalan. Sebab, truk-truk bermuatan kayu balak tersebut melebihi tonase," ujar Adi, salah satu warga Desa Tanjung Air Hitam, Sabtu (11/4/2015).

Diungkapkan Adi, truk-truk besar pengangkut kayu balak PT Arara Abadi setiap harinya melewati akses jalan Desa Tanjung Air Hitam yang aktifitasnya cukup tinggi, mengangkut dan melewati jalan desa.

"Akibatnya badan jalan yang masih tanah tidak mampu menahan berat kendaraan hingga terjadi kerusakan. Apalagi kalau hujan turun, dipastikan setiap mobil atau kendaraan akan terpuruk," ungkapnya.

Menurut Adi, kerusakan jalan terjadi hampir merata diseluruh ruas jalan Desa Tanjung Air Hitam. Truk-truk pengangkut kayu balak dibiarkan saja beroperasi setiap waktu. Beroperasinya truk-truk tersebut juga mengganggu kenyamanan warga.

"Bayangkan mereka beroperasi tidak kenal waktu, tengah malam pun juga beroperasi," tuturnya.

Adi dan masyarakat lainya, sangat menyayangkan beroperasinya truk pengangkut kayu balak di wilayahnya. Akibat beroperasinya truk-truk itu, jalan di desanya menjadi bergelombang, berlubang, serta hancur.

"Selama ini kompensasi dan kontribusinya buat masyarakat sekitar tidak jelas. Perusahaan juga kurang bertanggung jawab atas kerusakan jalan tersebut," tukasnya.(***)