LAMONGAN - Pencapaian Klub Persela Lamongan musim lalu dengan tidak terkalahkan di kandang tidak datang begitu saja. Namun, hadir karena keyakinan juru taktiknya, Aji Santoso dengan filosofi yang digagasnya.

Lalu apa filosofi Aji Santoso di tim berjuluk Laskar Joko Tingkir pada musim ini? “Mungkin saya lebih condong ke filosofi asosiatif yang kita kombinasikan dengan vertikal,” kata Aji, Kamis (16/5/2019).

Prinsip bermain sepak bola yang sekarang dikenal dengan asosiatif atau possession ini, tim akan mengandalkan skill pemainnya untuk memainkan sepak bola indah dengan banyak passing, sehingga bisa menciptakan banyak peluang di depan gawang.

Pada musim ini, layaknya musim lalu, Aji akan membuat Persela bermain dengan banyak game passing, banyak short pass, kombinasi one-two play, wing play, dan sesekali direct play dengan memanfaatkan lebar lapangan. 

Sebagaimana diketahui, musim lalu laju dari penghuni Stadion Surajaya ini luar biasa dengan tak terkalahkan di kandang, di tengah ketatnya persaingan dengan tim-tim raksasa.

“Kami ingin selalu dalam setiap pertandingan ingin mendominasi permainan dengan penguasaan bola,” ucap Pelatih asal Malang ini.

Mengacu dari filosofi itu, Aji telah mengasah latihan teknik maupun fisik sebelum Persela memulai kiprahnya di kompetisi Shopee Liga 1 musim 2019 ini dengan menjamu Madura United di Surajaya Lamongan, Jumat (17/5) malam.

Mengawali pertandingan awal musim ini, Aji Santoso sebagai juru taktik akan mulai membuktikan kepada banyak pihak soal kemampuannya dalam menerapkan filosofi sepak bola yang diusungnya.

“Mudah-mudahan kompetisi musim ini Persela bisa menampilkan permainan yang menarik untuk dilihat,” tutur Aji.
Ads