PEKANBARU - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Rokan Hilir, Abu Khoiri, mengungkapkan rasa bangga atas terpilihnya Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Riau, Abdul Wahid, sebagai Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI.

Dikatakan pria yang akrab disapa Aboy ini, Wahid merupakan politisi muda asal Riau yang sudah sangat matang dalam organisasi, dan tidak salah jika kepercayaan ini diberikan kepada Wahid.

"Beliau ini sudah dua periode di DPRD Riau dan satu periode di DPR RI. Periode pertama itu beliau malah jadi Anggota DPRD Riau termuda tahun 2009," ujar Aboy, Rabu (19/1/2022).

Posisi Pimpinan Baleg, jelas Anggota DPRD Riau ini, merupakan posisi yang sangat strategis karena disanalah letaknya 'dapur undang-undang', dan undang-undang sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat secara luas.

Kemudian, sambung Aboy, penunjukan Wahid sebagai pimpinan Baleg juga membuktikan bahwa Wahid memiliki hubungan baik dengan DPP PKB dan juga fraksi-fraksi lain yang ada di DPR RI.

Dengan usianya yang masih sangat muda, yakni 41 tahun, sosok Wahid menurut Aboy layak dijadikan panutan bagi generasi milenial yang ingin terjun ke dunia politik.

"Ini juga menjadi motivasi bagi kami kader-kader yang ada di Riau, semoga beliau bisa membawa dampak yang sangat luas bagi Riau maupun Indonesia pada umumnya," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, meski baru menjabat sebagai Anggota DPR RI Dapil Riau 2, namun politisi muda asal Riau, Abdul Wahid, diberi kepercayaan untuk menjadi Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI.

Sebagai informasi, Badan Legislasi berwenang untuk melakukan pembuatan atau perubahan atas Undang-undang yang berlaku di Indonesia. Wahid menjadi Wakil Ketua Badan Legislasi menggantikan Ibnu Multazam.

Penetapan Wahid sebagai salah satu pimpinan Baleg dilakukan langsung oleh Ketua Baleg DPR RI, Dr. Supratman Andi Atgas, di rungan Baleg, Gedung Nusantara 1 Komplek DPR RI Senayan, Senin (17/1/2021).

"Pergantian sebagai pimpinan badan legislasi ini hanya melanjutkan tugas dari pimpinan sebelumnya, tentu turut mengawal dan menuntaskan RUU perioritas yang sudah disepakati," kata Wahid usai penetapan. ***