RENGAT, GORIAU.COM – Sebanyak 97 desa dan kelurahan di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terima dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Intergrasi SPP-SPPN tahun Anggaran 2014 sebesar Rp 18 Miliar. Rp 15 Miliar bersumber dari APBD Inhu dan Rp 3 Miliar bersumber dari APBN. 

“ Dana Rp 15 Miliar dari APBD Inhu itu merupakan salah satu komitmen dan perhatian Bupati Inhu, Yopi Arianto dalam rangka mengentaskan kemiskinan dan mempercepat pembangunan di pelosok Desa dan kelurahan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat", ujar Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Bapemaspemdes) Inhu, Suratman didampingi Kabid Pemberdayaan Masyarakat, Herlina, Senin (11/8/2014) di kantornya.

Diterangkannya, dana ini akan diperuntukan untuk berbagai kegiatan pembangunan sarana dan prasarana umum berupa pembangunan drainase, rabat beton, turap, pengerasan jalan desa, los pasar, jembatan dan Box Culvert yang berada di 49 desa dan kelurahan.

Tidak hanya itu, dana tersebut juga akan diperuntukan Untuk pembangunan sarana dan prasarana pendidikan, diantaranya pembangunan PDTA, gedung sekolah dan pengadaan mobiler SD tertinggal yang ada di 9 desa. Selain itu, juga untuk pemberian bea siswa dan pembayaran honor guru dan pelatihan menjahit pada 15 desa. Untuk sarana dan prasana kesehatan akan dibangun sumur bor dan sumur gali yang ada di 4 desa.

Sedangkan untuk sektor ekonomi akan gigulirkan di 12 desa dengan pola simpan pinjam khusus perempuan. Sedangkan untuk kegiatan sosial budaya, diperuntukan untuk 8 desa guna pembangunan pos kamling, balai pertemuan dan pembangunan gedung serbaguna. pengerjaan dan pengawasan kegian tersebut diserahkan sepenuhnya pada masyarakat setempat, Bapemaspemdes hanya menempatkan fasilitator saja, pungkas Suratman. (Jef)