
PANGKALAN KERINCI – Bupati Pelalawan, H Zukri memberikan penghargaan lingkungan kepada 6 desa, 7 sekolah dan 2 perusahaan. Penghargaan diserahkan usai apel Hari Kesadaran Nasional, Senin (18/7/2022).
Sebanyak 7 sekolah, 6 desa dan 2 perusahaan menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan.
Penghargaan diserahkan oleh Bupati Zukri didampingi Wakil Bupati Pelalawan H Nasarudin, Sekretaris Daerah (Sekda) Tengku Mukhlis dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Eko Novita.
"Beberapa penghargaan diberikan, terkait dengan kelestarian lingkungan. Ada 3 kategori penghargaan," terang Eko, kepada GoRiau.com usai kegiatan.
Penghargaan diberikan dalam rangka mendukung program Pelalawan Sejuk yang menjadi program Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan, H Zukri - H Nasarudin.
"Ada beberapa kategori penghargaan. Pertama kategori Desa Sejuk dan Rindang. Ada 6 desa yang mendapat penghargaan," sebut Eko.
Lanjut dia, penghargaan juga diberikan kepada 4 sekolah peraih Adiwiyata kabupaten dan 1 sekolah terbersih tingkat provinsi serta pemberian dana pembinaan untuk 2 sekolah penerima Adiwiyata nasional tahun 2021.
"Piagam penghargaan juga diberikan kepada 2 perusahaan pendukung desa-desa untuk program kampung iklim (Proklim). PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Kampar," beber dia.
Diungkapkannya, penilaian dilakukan pada tahun 2021 dan 2022. Tim penilai berasal dari kementrian, provinsi dan kabupaten, sesuai dengan kategori.
"Kami tentu sangat mendukung program Pelalawan Sejuk yang digaungkan oleh pak bupati dan wakil. Penghargaan diharapkan dapat memberikan motofasi bagi masyarakat, sekolah dan juga perusahaan serta stakeholder untuk dapat mendukung program Pelalawan Sejuk," tandas Eko Novita.
Bupati Zukri menyampaikan, program Pelalawan Sejuk dipersiapkan sebagai upaya mewujudkan kabupaten yang sejuk dalam multi kehidupan. Sejuk dalam pemerintahan, sejuk juga secara ekonomi dan lingkungan.
"Hari ini kita berikan penghargaan lingkungan. Maka program Pelalawan Sejuk ini terintegrasi di seluruh OPD," jelasnya.***