PEKANBARU, GORIAU.COM - Luar biasa perhatian KPU untuk menjalankan tugas sebagai penyelenggaran pemilihan Gubernur Riau 2013. Paling tidak itu tercermin dari alokasi yang besar untuk membayar honor petugas. Paling tidak, dari total anggaran yang dialokasikan untuk Pilgubri putaran pertama sebesar Rp250 miliar, separo atau 50 persen akan dialokasikan untuk honor petugas.
Ketua KPU Riau Tengku Edi Sabli, Rabu (13/2/2013) usai sosialisasi (launching) tahapan-tahapan Pilgubri di Hotel Pangeran, mengatakan, dalam pelaksanaan Pilgubri, KPU Riau terpaksa berhutang terlebih dahulu. Namun, demikian diharapkan dana itu segera dicairkan karena sebesar 50 persen diguna untuk honor petugas.
"Dana belum cair hingga, tapi dari dana yang diajukan KPU sebesar Rp280 miliar, 50 persen untuk pembayaran honor petugas. Begitu pula untuk putaran kedua nanti," katanya.
Edi juga menjelaskan sisanya dari 50 persen lainnya akan digunakan KPU Riau untuk keperluan logistik dan penyalurannya. Artinya sambung tokoh masyarakat Kabupaten Pelalawan.
"Kita minta secepatnya, atau paling lambat bulan Februari ini juga dicairkan. Karena kebutuhan dana akan mulai besar pada tanggal 4 Maret 2013. Sebab, akan ada pelantikan dan bimbingan teknis bagi PPK dan PPS yang jadi penyelenggara dalam pesta demokrasi ini," katanya sambil menjelaskan bahwa KPU akan didukung 132 ribu orang petugas.
132 ribu orang petugas Pilgubri terbagi dalam beberapa kelompok seperti Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), serta hingga petugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk 12 kabupaten/kota di Riau. Mereka ini bertugas selama delapan bulan kedepanya.
"Petugas seperti ini yang akan mendapatkan honor selama delapan bulan kedepan dianggarkan melalui APBD Riau dalam pengajuan Pilgubri 2013," katanya sembari menjelaskan untuk pelaksanaan Pilgubri 2013 total TPS sebanyak 11.922. (rdi)