
SELATPANJANG - Sebanyak 48 warga Kecamatan Tasikputri Puyu, Kepulauan Meranti, Riau, Selasa (24/11/2015) siang mengikuti lomba menongkah di pantai berlumpur Desa Tanjungpisang. Mereka terdiri dari 31 laki-laki dan 17 perempuan.
Dalam menongkah siang itu, juara satu putra diraih Sapri, juara dua diraih Hendri, dan juara tiga diraih Juprizal. Sementara juara satu putri dimenangkan Salmah, juara dua Faridah, dan juara tiga Ramiah.
Berselancar di pantai lumpur ini menggunakan media papan. Papan dibuat seperti papan selancar, namun pemainnya tidak berdiri melainkan dalam posisi siap seperti dalam lomba lari.
Satu kaki ditekuk dan di letakkan atas papan tongkah, sedangkan satu kaki lainnya digunakan untuk menunjang ke pantai agar papan selancar bergerak laju.
Oleh masyarakat setempat, menongkah digunakan saat bekerja mencari kerang. Aktivitas ini sudah sejak lama dilakoni oleh masyarakat pesisir dalam mencari nafkah.
Sementara itu, Pemda Meranti menjadikan menongkah ini sebagai iven atau festival tahunan, agar anak-anak bisa mengenali cara orang tua mencari nafkah (mencari kerang, red).
Pesta pantai ke III yang digelar di Desa Tanjungpisang dibuka oleh Penjabat (Pj) Bupati Kepulauan Meranti, H Edy Kusdarwanto MM, yang diwakili Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM, Drs Teddy Mar. Teddy dalam sambutannya mengatakan festival mendongkah ini merupakan upaya nyata untuk mendedahkan serta menempatkan budaya tradisi tempatan sebagai ikon daerah.
Mantan Kaban Perbatasan ini juga mengaku sangat bersyukur atas partisipasi pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kretif dalam mensukseskan acara tersebut. Diharapkan dengan agenda tahunan ini mampu membantu meningkatkan ekonomi masyarakat tempatan.
"Kita harap iven ini mampu menjadi salah satu iven unggulan sekaligus pintu gerbang kepariwisataan di wilayah timur Provinsi Riau," harapnya.
Ditempat sama, Kadisparpora Kepulauan Meranti, Drs Ishak Izrai, mengaku kalau festival mendongkah tahun ini ada peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. Kendati demikian, dia berharap kedepannya iven ini lebih meriah lagi. Salah satunya, peserta mendongkah agar lebih diperbanyak.
"Partisipasi masyarakat sangat penting dalam mensukseskan setiap kegiatan yang dilaksanakan. Karena kekompakan lah yang menentukan sukses atau tidaknya suatu kegiatan," katanya.
Sementara itu, Camat Tasik Putripuyu, Fahrurrozi, mengatakan kalau iven ini sangat perlu dipertahankan. Pasalnya, sebut dia, selain mengangkat kearifal lokal, kegiatan ini tentunya dalam upaya meningkatkan ekonomi masyarakat.
"Tanjungpisang, Kepulauan Meranti khususnya, banyak memiliki potensi yang mempunyai nilai jual yang layak kepada wisatawan. Untuk itu, kita harap kedepannya dinas terkait bisa mencari solusi bagaimana lebih mengembangkannya," ujarnya. ***