BUKITBATU, GORIAU.COM - Jajaran tim opsnal Polsek Bukit Batu, Jumat (22/5/2015) kemarin berhasil mengamankan puluhan ton kayu hasil ilegal logging, sekitar pukul 18.00 WIB yang langsung dipimpin oleh Kapolsek Bukit Batu, Kompol Sugeng. Penangkapan keempat pelaku di kawasan hutan ex PT PAN United, dusun Putri Tujuh, desa Buruk Bakul, kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau.

"Iya memang benar kita telah menangkap empat pelaku ilegal logging, 3 warga Bengkalis dan 1 warga Meranti. Dari tkp kita berhasil mengamankan puluhan tan kayu hutan siap kirim," ungkap Kapolsek Bukit Batu Kompol Sugeng melalui Kanit Reskrim Ipda Rudi Irwanto kepada GoRiau.com, Minggu (24/5/2015).

Ipda Rudi mengatakan, keempat tersangka berinisial AM (42) warga Ketapang Permai, kecamatan Merbau, kabupaten Meranti, Riau. SB (50) warga Jalan Anom RT01 RW01, desa Tanjung Belit, kecamatan Siak Kecil, Bengkalis, Riau. SMR (54) warga Jalan Parit Hilir RT02 RW03, desa Tanjung Belit, kecamatan Siak Kecil, Bengkalis. MS (31) dusun Merambai, desa Temiang, kecamatan Bukit Batu, Bengkalis.

"AM, SB, SMR sebagai pengolah kayu, sementara MS sebagai pelansir kayu yang sudah diolah. AM, SB, SMR mendapatkan upah sebesar Rp900 ribu per tan, sedangkan MS mendapat upah sebesar Rp200 ribu per tan," jelas Ipda Rudi.

Ia juga menjelaskan, selanjutnya tim opsnal Polsek Bukit Batu melakukan pengejaran terhadap LG (43) warga dusun Putri Tujuh RT06 RW02, desa Buruk Bakul, kecamatan Bukit Batu, Bengkalis sekitar pukul 19.00 WIB pada hari yang sama. Peran LG saat ini masih dalam penyelidikan Reskrim Polsek Bukit Batu.

"LG ditangkap berdasarkan pengakuan empat pelaku yang sebelumnya sudah diamankan. Keempat diberi pekerjaan dan dibayar oleh LG dan sudah bekerja mengolah kayu selama 5 hari," pungkasnya.

Ipda Rudi melanjutkan lagi, barang bukti yang berhasil ditemukan kayu hasil olahan jenis campuran sebanyak lebih kurang 3 tan. Saat ini kelima pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Bukit Batu guna pemeriksaan lebih lanjut. Situasi selama penangkapan berlangsung dalam keadaan aman," tutupnya.(ric)