
MINAS, GORIAU.COM - Sedikitnya 34,6 ton asam sulfat 98 persen (asam sulfat pekat) yang merupakan bahan kimia berbahaya, pesanan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) tumpah di KM 33 Minas, Siak, Riau. Akibatnya, bahan berbahaya itu menghanguskan mobil pengangkut dan mencemari lingkungan sekitar.
Tumpahnya asam sulfat ini mengejutkan warga setempat karena sampai saat lokasi tidak dilindungi dan bahkan dibiarkan begitu saja, padahal asam sulfat merupakan bahan berbahaya dan bisa mencemari lingkungan.
Asam sulfat tersebut dibawa dari Medan, dan merupakan pesanan RAPP dari PT Utama Hasil Kimia Industri. Berdasarkan deliveri order (DO), bahan berbahaya itu akan diantar ke Pangkalan Kerinci.
''Tumpahnya asam sulfat ini terjadi Rabu pagi, tapi sampai sekarang tidak ada yang bertanggungjawab sehingga mobil yang hangus dan zat kimia yang tumpah dibiarkan begitu saja,'' ujar Iwan, warga sekitar kepada GoRiau.com, Jumat (21/6/2013).
Saat ini Polsek Minas sudah memasang policeline untuk mengevakuasi lokasi dengan radius sekitar 100 meter.
Sementara itu Humas RAPP, Budi Firmansyah saat dikobfirmasi GoRiau.com, mengatakan, pihaknya belum mendapat laporan tumpahnya asam sulfat pesanan perusahaan. Meski begitu, Budi meyakinkan bahwa kalau pesanan belum sampai atau belum diserahterimakan, tetap menjadi tanggungjawab pemasok.
Namun saat dipertanyakan soal tanggungjawab pesanan dimana pengantaran tidak menggunakan standar pengantaran tapi tetap mendapat order dari RAPP, Budi kembali mengatakan, barang itu tetap tanggungjawab pemasok karena RAPP hanya menerima barang begitu sampai di tempat. ***