SELATPANJANG, GORIAU.COM - Belum sempat warga Siak Kecil Bengkalis Ijal (48) yang tenggelam di Perairan Lukit Meranti ditemukan, kembali dikabarkan adanya pelaut asal Kabupaten kepulauan Meranti yang hilang. Pelaut yang berjumlah 3 orang itu berlayar dari Desa Topang Kecamatan Rangsang menuju Batu Pahat Johor, Malaysia, membawa kayu teki (kayu bakau, red).
Informasi ini disampaikan oleh salah seorang keluarga awak kapal, Drs Idris Syamsuddin, Kamis (25/12/2014). Kata Idris, sebelumnya tiga orang warga yang terdiri dari dua warga Desa Topang, Izhar alias Jang Topang (44) dan Deni (24), serta seorang warga Kuala Merbau Iskandar (22) berlayar dari Desa Topang menuju Batu Pahat Johor. Diceritakan Idris, Ketiga pelaut asal Meranti ini memulakan perlayaran ke Malaysia menggunakan kapal kayu Liza Jaya GT VI (45 ton, red) sejak, Senin (22/12/2014) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Lalu, sekitar pulul 10 pagi, Selasa (23/12/2014) Iskandar menghubungi pihak keluarganya di Kuala Merbau untuk mengabarkan bahwa mereka waktu itu akan segera memasuki alur kapal tangker (laut lepas yang menjadi jalur pelayaran kapal-kapal tangker, red). "Rupanya, setelah memberi kabar itu, ketiganya tidak lagi bisa dikontak. Aturannya, jika kapal selamat dalam pelayaran, setelah 2-4 jam masuk alur kapal, pelaut itu akan tiba di Johor, ini sudah masuk hari Kamis belum juga ada kabar berita. Kita kehilangan kontak dengan mereka," kata Idris dengan nada cemas. Atas kejadian ini, Idris yang merupakan kerabat Iskandar sangat berharap seandainya ketiga pelaut asal Kepulauan Meranti itu tertangkap oleh pihak keamanan di wilayah Indonesia, hendaklah diberi kesempatan berkomunikasi dengan pihak keluarga. Dan jika memang terdampar akibat gelombang karena keadaan cuaca buruk, diharapkan juga masyarakat setempat berbaik hati untuk menghubungi pihak keluarga agar menghilangkan rasa cemas yang sejak 2 hari ini menyelimuti keluarga di kampung. "Bagi warga yang mengetahui keberadaan mereka (pelaut asal Meranti, red) ini, bisa menghubungi ke nomor ponsel saya di 085290824555," kata Idris lagi.Di tempat terpisah, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi mengimbau kepada seluruh warga masyarakat atau pelaut agar selalu mengenakan live jacket saat bepergian hingga sampai ke tujuan. Mengingat akhir tahun ini kondisi cuaca di wilayah perairan sangat tidak bagus.(zal)