PEKANBARU – Mayoritas kunjungan wisatawan mancanegara ke Provinsi Riau pada November 2025 tercatat melalui pintu nonimigrasi. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan sebanyak 21.024 wisman masuk melalui jalur nonimigrasi berbasis Mobile Positioning Data (MPD), terutama di wilayah perbatasan Kabupaten Bengkalis.

Kepala BPS Provinsi Riau, Asep Riyadi menjelaskan MPD digunakan untuk mencatat pergerakan wisman di wilayah perbatasan yang belum seluruhnya terpantau oleh sistem keimigrasian.

"Jumlah kunjungan wisman melalui pintu nonimigrasi pada November 2025 mencapai 21.024 kunjungan," katanya, Senin (5/1/2026).

Dibandingkan Oktober 2025, kunjungan wisman melalui MPD mengalami kenaikan 6,72 persen. Namun secara tahunan, angka tersebut turun 20,69 persen dibandingkan November 2024.

Ia menilai jalur nonimigrasi masih menjadi pintu masuk favorit, khususnya bagi wisatawan regional yang melakukan perjalanan singkat lintas batas, terutama dari Malaysia.

Dilihat dari kewarganegaraan, wisman asal Malaysia mendominasi kunjungan ke Riau pada November 2025 dengan 11.742 kunjungan atau 44,00 persen dari total wisman. Disusul Tiongkok 2.222 kunjungan, Singapura 1.801 kunjungan, Hongkong 1.715 kunjungan, dan India 1.087 kunjungan.

Secara bulanan, lonjakan tertinggi tercatat pada wisman asal Singapura yang meningkat 76,40 persen dibandingkan Oktober 2025. Selain itu, kunjungan wisman asal Amerika juga naik signifikan sebesar 51,85 persen.

"Data ini menunjukkan pasar wisatawan regional masih menjadi penopang utama pariwisata Riau, khususnya dari negara-negara tetangga," ujarnya. ***