PEKANBARU - Tim Opsnal Polsek Bukit Raya, Kota Pekanbaru-Riau, berhasil melumpuhkan seorang penjambret sadis berinisial RS alias Rajab (20). Dia adalah pelaku utama yang sebabkan korbannya bernama Rani Annisa meninggal dunia, usai jadi korban penjambretan pelaku, 16 Maret 2016 lalu.

Pria pengangguran bertubuh ceking ini tak berkutik saat timah panas polisi bersarang di betis kanannya. Rajab terpaksa ditembak lantaran berusaha kabur ketika polisi memintanya menunjukkan lokasi tempat dia menyembunyikan barang bukti hasil kejahatan.

Kapolsek Bukit Raya, Kompol Ricky Richardo, didampingi Kanit Reskrim, Ipda M Bahari Abdi, saat ditemui GoRiau.com di RS Bhayangkara, Rabu (6/5/2016) dinihari mengatakan, Rajab ditangkap di tempat persembunyiannya, Perumahan Wisma Kualu, Selasa sore, sekitar pukul 17.30 WIB.

"Setelah kita tangkap, yang bersangkutan kita bawa ke lokasi yang diduga jadi tempat menyembunyikan barang bukti. Ketika itu dia berusaha kabur. Kita sudah berikan tembakan peringatan, namun RS tidak mengindahkan sehingga terpaksa kita berikan tembakan terukur di kaki kanan," kata Ricky.

Selain Rajab, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit motor matik warna pink polos serta helm dengan warna serupa. "Motor ini yang digunakan tersangka saat menjambret korbannya. Dari ciri-ciri itulah kita akhirnya berhasil melacak keberadaan yang bersangkutan," urainya.

Terkait ini, Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, Ipda M Bahari Abdi memastikan akan mengembangkan kasus tersebut, guna melacak pelaku lainnya yang ditenggarai sama-sama terlibat dalam penjambretan maut itu. "Kita duga yang bersangkutan tidak beraksi sendiri. Ini masih kita dalami," ungkapnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Rajab terlibat aksi penjambretan terhadap seorang wanita bernama Rani Annisa, 16 Maret 2016 lalu. Ketika itu pelaku merampas dompet yang diletak korban di dasboard motornya. Sadar kalau dirinya dijambret, Rani pun spontan mengejar.

Nahas, pelaku yang diduga berjumlah dua orang ini (Salahsatunya Rajab, red) langsung bereaksi dengan menendang motor korban, hingga Rani kehilangan kendali lalu terpental ke aspal dan terluka parah. Ketika itu korban sempat dilarikan ke rumah sakit, sayang nyawa wanita muda ini tak tertolong dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia. ***