
SELATPANJANG - Sebanyak 2 unit kapal nelayan dari Program Seribu Kampung Nelayan Tangguh Indah Mandiri (Sekaya Maritim) telah tiba di Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Riau, Jumat (4/12/2015) pagi. Dua unit kapal ini rencananya diberikan kepada nelayan Desa Telesung.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Drs Askandar, ketika ditemui di kantornya Jalan Nelayan Selatpanjang. Kata Askandar, ada dua unit kapal nelayan program Sekaya Maritim tiba di Selatpanjang Jumat pagi. Kapal itu berukuran 12 GT per unit.
"Kedua-duanya akan kita berikan ke kelompok nelayan Desa Telesung," kata Askandar.
Namun, sebelum itu DKP terlebih dahulu melakukan pengecekan sebelum diterima. Kapal fiber berwarna putih abu-abu itu disebut-sebut juga memiliki fasilitas lengkap. Kapal yang dibuat di Tanjung Pinang Kepulauan Riau itu seharga Rp926 per unit.
Pantauan di dalam kapal, fasilitas saat melaut lengkap, seperti lampu suar, lampu navigasi, GPS, radio, sirine dan lain-lain. Di dalam terdapat 4 tempat tidur, wc, kompor, tempat mandi menggunakan shower.
Setelah kapal itu diserah terimakan, DKP akan tetap mengawasi agar kapal tersebut tidak disalahgunakan nelayan. "Kalau tidak sesuai peruntukan, ya nanti kita tarik lagi. Tetap kita awasi (penggunaannya, red)," ujar Askandar lagi.
Selain 2 unit kapal 12GT dari program Sekaya Maritim, DKP juga dapat 7 unit kapal 3GT dan 5GT dari DAK. Kapal yang diberikan nama Belukang itu akan dibagikan merata di bebera kelompok nelayan se Meranti.
Untuk Meranti sendiri, baru 4 desa yang masuk kedalam program Sekaya Maritim. Yaitu, Desa Telesung, Desa Bungur, Desa Tanjung Kedabu, dan Desa Se Gayung Kiri.
Untuk Desa Telesung mendapat 2 uni kapal 12GT, Desa Bungur mendapat pembangunan Balai Sekaya Maritim, Sei Gayung Kiri infrastrukur. Selain itu pula, setiap desa yang masuk prgram Sekaya Maritim itu dapat bantuan kendaraan roda tiga lengkap dengan peralatan bengkel serta sumur bor. ***