
TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Meski sebagian besar daerah di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) harus ditempuh melalui angkutan laut, namun hingga hari ke-10 bulan Ramadan ini, aktifitas bongkar muat barang dan turun naik penumpang di Pelabuhan Tembilahan masih seperti bulan-bulan biasanya atau tidak ada peningkatan jumlah penumpang.
Seperti pantauan GoRiau.com disalah satu Pelabuhan Tembilahan yang dikenal masyarakat dengan Pelabuhan Kuala Enok, terlihat tidak ada kepadatan jumlah penumpang yang menunggu jam berangkat ke tempat tujuan.
Salah seorang agen penjual tiket di Pelabuhan tersebut, Syahrozi saat dikonfirmasi mengatakan tidak ada peningkatan jumlah penumpang menuju beberapa daerah tujuan yang ada di pelabuhan ini.
''Masih biasa-biasa saja jumlah penumpang, tidak ada peningkatan. Yang ramai ya ketika hari ke-2 puasa kemarin, sekarang ya normal saja,'' kata Syahrozi.
Ia mengatakan biasanya lonjakan jumlah penumpang terjadi saat sudah tiba libur sekolah atau beberapa hari menjelang Hari Raya, apalagi jika libur sekolah tepat dengan menjelang Hari Raya, jumlah penumpang dikatakannya tidak terbendung.
''Umumnya anak sekolah banyak yang dari daerah, jadi ketika liburan mereka pada pulang kampung atau masyarakat Tembilahan yang mudik, ya ramai itu sekitar 1 Minggu jelang Lebaran,'' sebutnya.
Sementara itu, untuk harga tiket sendiri dikatakannya masih menggunakan tarif lama, ''Tiket juga masih tariff lama, seperti ke Kuala Enok masih Rp.45 ribu, Tungkal dan Kota Baru Rp.85 ribu dan Guntung Rp.115 ribu,'' ujarnya. (ayu)