
BENGKALIS, GORIAU.COM - Sedikitnya 10 hektar lahan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis, Riau, di Jalan Lintas Air Putih, Kamis (7/3) pagi hingga sore terbakar. Api sulit dipadamkan karena Lahan yang berada dekat STIE Syariah tersebut merupakan semak belukar bergambut dan menimbulkan asap tebal bahkan asap yang ditimbulkan terlihat sampai ke Sei Pakning.
Kebakaran sudah terjadi sejak pagi, namun hingga sore tadi, api belum bisa dipadamkan karena merupakan lahan gambut, sementara api terus menjalar dari kedalaman. Kebakaran lahan tersebut juga mengganggu masyarakat karena asap hitam terus keluar dari lokasi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-Damkar) Bengkalis melalui Kabid Penaggulangan Kebakaran, Suiswantoro saat dikonfirmasi mengatakan, empat regu pemadam kebakaran BPBD sejak Kamis pagi sudah terjun ke lokasi, namun regu pemadam BPBD yang dibantu regu pemadam dari Kecamatan belum berhasil menjinakkan api. ''Ini terjadi karena cuaca cukup panas dan hembusan angin juga lumayan kuat,'' jelasnya.
“Sejak pagi tadi kita sudah menerjunkan regu pemadam di lokasi kebakaran dibantu regu pemadam dari kecamatan, anggota bertungkus lumus melakukan pemadaman, namun mengalami kesulitan karena merupakan tanah bergambut tebal serta cuaca cukup panas membuat api semakin cepat menjalar dan sulit dipadamkan,” urainya.
Sebelumnya, lokasi ini juga pernah terbakar namun berkat kesigapan petugas pemadam, api berhasil dipadamkan. Belakangan cuaca di Bengkalis sangat panas, kondisi tersebut dinilai sebagai pemicu kembali terjadinya kebakaran.
“Punca api belum kita ketahui, yang pasti kebakaran di lokasi ini sebelumnya sudah kita padamkan dan kini kembali terbakar,” ujarnya.
Sementara itu dampak kebakaran telah menyebabkan terjadinya asap menghitam. Bahkan asap bukan hanya terlihat dari arah kota Bengkalis tetapi juga dari Sei Pakning. Semula warga menyangka ada rumah atau bangunan yang terbakar, ternyata hutan belukar milik pemkab dan masyarakat yang terbakar. (jfk)