JAKARTA, GORIAU.COM - Peneliti senior dari Indikator Politik Indonesia Kuskrido Ambardi mengatakan, hasil quick count (hitung cepat) Indikator, dari 88,65 persen suara yang masuk, PDIP meraih suara terbanyak, yakni 19,04 persen.
Menurut Kuskrido, suara Demokrat pada Pemilu 2009 lalu banyak beralih ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Gerindra pada Pemilu 2014 kali ini. Suara Demokrat terlihat paling banyak disedot karena penurunannya pada Pemilu 2014 sangat tajam.
"Yang paling kelihatan disedot itu Demokrat karena hilangnya sampai 10 persen," kata Kuskrido saat dihubungi, Rabu (9/4/2014) malam.
Selain disedot oleh PDIP dan Gerindra, kata Kuskrido, suara Demokrat juga banyak digerus oleh Golkar. Beralihnya suara Demokrat ke Golkar itu disebut Kuskrido terutama terjadi di wilayah Jawa Barat. "Agak spekulatif karena data kami secara nasional. Tapi di Jawa Barat suara Demokrat turun. Sedangkan suara Golkar kembali lagi," katanya.
Berdasarkan hitung cepat Indikator Politik Indonesia bekerja sama dengan Metro TV, PDIP meraup 19,04 persen uara, disusul Golkar (14,56 persen), Gerindra (12,24 persen), Demokrat (9,81 persen), PKB (8,94 persen), PAN (7,34 persen), NasDem (6,91 persen), PKS (6,9 persen), PPP (6,37 persen), Hanura (5,46 persen), PBB (1,52 persen), dan PKPI (0,91 persen). Data suara yang sudah masuk dari total sampel 2.000 TPS baru mencapai 88,65 persen.
Menurut Kuskrido, tak terjadi lompatan blok dalam peralihan suara itu. Sebab, kata Kuskrido, peralihan hanya terjadi pada suara pemilih nasionalis ke nasionalis dan pemilih Islam ke Islam.
Misalnya, kata Kuskrido, selain Demokrat yang mengalami penurunan suara, Partai Keadilan Sejahtera juga mengalaminya. Namun suara PKS tak beralih ke PDIP, Gerindra, atau Golkar. Suara PKS pada Pemilu 2009 lalu justru banyak pindah ke Partai Kebangkitan Bangsa dan Partai Amanat Nasional.
Pada Pemilu 2009, Demokrat saat itu menjadi pemenang dengan perolehan suara mencapai 20,85 persen. Sementara PKS berada di peringkat 4 dengan suara 7,88 persen. Adapun dalam Pemilu 2014 berdasarkan hasil hitung cepat sementara, perolehan suara PDIP dan Gerindra meningkat drastis.***



