SINGAPURA, GORIAU.COM - Untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang wanita Muslimah akan memimpin parlemen Singapura. Halimah Yacoob (58 tahun) akan menggantikan Michael Palmer (44 tahun) sebagai Ketua Parlemen Singapura.

Partai oposisi di Singapura mendesak Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong untuk menyelenggarakan pemilihan ketua parlemen  yang ditinggalkan oleh Palmer.

Lee mengatakan, dirinya akan mencalonkan Halimah Yacob yang saat ini menjabat Menteri Pemberdayaan Masyarakat, Pemuda, dan Olahraga untuk menduduki kursi ketua parlemen.

''Dalam kabinet, Halimah yang penyayang, membantu kita untuk membentuk kebijakan yang efektif dengan sentuhan manusia,'' kata Lee seperti dilansir dari The Star, Selasa (8/1).

Lee juga memandang Halimah memiliki pengalaman luas dalam gerakan buruh, pekerjaan sosial dan pendidikan pra-sekolah. Namun Halimah harus mengundurkan diri dari kabinet sebelum dia benar-benar menduduki jabatan terbarunya.

Jika Halimah benar-benar terpilih sebagai ketua parlemen, maka dia jadi wanita pertama yang menduduki jabatan itu di Singapura.

Halimah Yacob diusulkan sebagai ketua parlemen setelah Palmer yang tiba-tiba mengundurkan diri bulan lalu karena ketahuan memiliki hubungan di luar nikah dengan seorang pekerja masyarakat.

Wakil Ketua Parlemen Seah Kian Peng mengatakan, Halimah memiliki kualitas untuk menjadi pembicara yang baik. Ia memiliki semua latar belakang hukum,  sangat tenang dan sangat dihormati di parlemen.***