MOSKOW, GORIAU.COM - Ada-ada saja. Sebagai bentuk protes atas pembatasan hak politik warga, seorang seniman Rusia melakukan aksi gila. Ia bertelanjang memakukan buah zakarnya di Lapangan Merah, Ibu Kota Moskow.
Aparat setempat yang menyaksikan kejadian itu langsung bertindak dan menangkap seniman bernama Pyotr Pavlensky dengan tuduhan berbuat onar.
Surat kabar the Daily Mail, Sabtu (16/11) melaporkan, Pyotr Pavlensky awal pekan duduk telanjang depan Istana Kremlin sebelum akhirnya polisi menghampiri dia dan menyelimutinya.
Dia nekat memaku buah zakarnya sebagai upaya pembebasan para anggota band punk perempuan Pussy Riot yang ditahan tahun lalu.
Pavlensky bisa jadi dijatuhi hukuman penjara sekitar dua hingga lima tahun.
Kini Pavlensky menjalani perawatan di rumah sakit lantaran tetanus akibat paku yang tidak steril.
''Saya memilih aksi di Lapangan Merah sebab banyak polisi berpatroli. Saya mencoba menggabungkan hubungan komunitas dengan pejabat dan aparat,'' ujarnya.
Dia juga pernah menjahit mulutnya saat protes ketika Pussy Riot ditangkap.***




