PEKANBARU - Bandara Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), akan bernasib baik dan lebih maju lagi jika Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil bersedia menyerahkannya kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI untuk dikelola.

"Kita sudah bicarakan Bandara Tempuling ini dengan pak Menhub dan pak Gubernur juga sudah setuju. Tinggal kita bicarakan lebih intens lagi dengan Pemkab Inhil. Kalau diserahkan kepada Kemenhub pasti akan dikelola lebih baik lagi," ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Riau, Rahmat Rahim kepada GoRiau.com, Rabu (15/6/2016) di Pekanbaru.

Dalam pengelolaan Kemenhub, nantinya Bandara Tempuling akan dilengkapi fasilitas dan pengembangan kelas bandaranya. Keuntungan lainnya, Pemkab Inhil dapat menghemat anggarannya karena pengelolaan bandara telah diambil alih dengan pendanaan Kemenhub.

"Jika Bandara Tempuling diserahkan kepada Kemenhub bukan berarti fisiknya diambil dari Inhil, melainkan proses pengelolaannya saja. Kalau bandara ini lebih maju Pemkab Inhil juga yang merasakan manfaatnya. Masyarakat Inhil juga akan bangga memiliki bandara besar nantinya," jelas Rahmat.

Saat ini, panjang landasan pacu pesawat di Bandara Tempuling sepanjang 1.800 meter, jauh sudah ada peningkatan dari 1.300 meter.

"Dengan panjang dulu saja (1.300 meter, red), sudah ada pesawat jenis ATR 42-300 milik maskapai penerbangan Susi Air disana. Jadi perkembangan tersebut tidaklah mustahil," katanya. (*/rat)