PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Sejumlah perusahaan yang berpotensi terjadi kecelakaan kerja terus menjadi perhatian Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pelalawan, Riau. Selain dilakukan kunjungan perusahaan terkait juga diberi pembinaan norma K3 persyaratan kerja.


''Ada beberapa perusahaan yang berpotensi terjadinya insiden kerja menjadi pusat perhatian. Makanya kita lakukan kunjungan sekaligus pembinaan agar kecelakaan tidak terjadi, seperti beberapa kasus kecelakaan kerja di PT RAPP dan PT ADEI belum lama ini,'' kata Kadisnakertrans Kabupaten Pelalawan Drs H Nasri Fisda Eli, MSi melalui Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Persyaratan Kerja Iskandar, SSos, Minggu (28/10/2012).


Beberapa perusahaan yang telah dikunjungi sebutnya, PT CDS, PT MPS dan PT Musim Mas. ''Sebelumnya pasca insiden kami juga telah mengunjungi PT RAPP dan PT ADEI,'' jelasnya.


Direncanakan imbuh Iskandar, seluruh perusahaan yang ada potensi kecelakaan, akan dikunjungi secara berkala. ''Tak hanya sebatas berkunjung namun dilakukan juga pembinaan norma K3 dan syarat-syarat kerja. Kita tentu sangat menyesalkan jika kecelakaan kerja terjadi justru karena persyaratan dan norma K3 diabaikan, baik oleh perkerja apalagi itu kelalaian pihak perusahaan,'' ucapnya.


Beberapa insiden kerja yang menyebabkan perkerja meninggal dunia dalam setahun terakhir lanjut Iskandar sudah terjadi beberapa kasus. ''Yang paling menghebohkan yang terjadi di PT RAPP juga PT ADEI,'' papar Iskandar.


Memang, lanjut Iskandar lagi, kecelakaan kerja bisa ditekan hingga nol accident jika pihak perusahaan dan pekerja mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan. ''Kalau persyaratannya sudah dilengkapi namun ternyata tetap juga terjadi kecelakaan kerja, tentu lain cerita. Namun yang jelas kita sudah berupaya meminimalisirnya dan bukan terjadi karena kelalaian. Menyusul terjadinya sejumlah kasus hendaknya hal ini menjadi perhatian seluruh perusahaan yang ada di daerah ini,’’ pungkas Kabid Hubinsyaker Pelalawan. (kst)