
PEKANBARU – Setelah melalui perjuangan panjang, Woodball Kota Pekanbaru kini resmi menjadi bagian dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekanbaru. Keputusan ini disahkan dalam Rapat Kerja (Raker) KONI Kota Pekanbaru yang digelar pada Selasa, (31/12/2024) di Pekanbaru.
Sidang tersebut dipimpin oleh Subadi selaku Ketua Pimpinan Sidang, didampingi Pimpinan Sidang 1, Agusman Sikumbang, dan Pimpinan Sidang 2, Martias. Keputusan ini menandai langkah penting dalam pengembangan olahraga Woodball di Kota Pekanbaru.
Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Bimpres) KONI Pekanbaru, Zainuddin Balok berharap dengan bergabungnya Woodball ke KONI, olahraga ini dapat berkembang lebih pesat dan melahirkan atlet-atlet berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Acara ini juga dihadiri oleh Walikota Pekanbaru yang diwakili oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Pekanbaru, Hazli Febriyanto, yang secara resmi membuka RAKER KONI. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya mengembalikan Pekanbaru sebagai kota juara. “Kita harus merebut kembali gelar juara, sehingga semua cabang olahraga dapat berprestasi di ajang-ajang berikutnya. Soal anggaran, ini akan kita bahas bersama Komisi III,” jelas Hazli.
Sejumlah anggota DPRD Kota Pekanbaru juga hadir memberikan dukungan, termasuk Hamdani (PKS), Tekad (PDIP), Doni Saputra, dan Firmansyah. Ketua KONI Kota Pekanbaru, Muhammad Nasir, SH, menyatakan bahwa bergabungnya Woodball, bersama beberapa cabang olahraga lainnya seperti Porwosi, IBCA MMA, POTSI, IWBA, dan FTI, merupakan wujud komitmen KONI dalam mengakomodasi cabang olahraga potensial di Pekanbaru.
“Dengan masuknya Woodball ke dalam KONI, kami optimis olahraga ini akan semakin berkembang dan mampu mencetak atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama Pekanbaru,” ujar Muhammad Nasir.
Ketua Umum Woodball Kota Pekanbaru, Dr. Subhan, yang diwakili oleh Sekum Wahyudi, SPd, menyambut baik keputusan ini. “Ini adalah hasil dari kerja keras bersama. Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum Woodball Provinsi Riau, Pak Martias, Ketua Umum KONI Kota Pekanbaru, Pak Nasir, dan seluruh pecinta olahraga Woodball,” ungkap Wahyudi dengan penuh syukur.
Keputusan ini menjadi tonggak sejarah bagi perkembangan Woodball di Pekanbaru, membuka peluang besar untuk terus maju dan mencetak prestasi gemilang. ***