DENPASAR - Menapaki karier profesional perdananya bersama Bali United Basketball Club, Winston Swenjaya tampil cemerlang di Indonesia Basketball League (IBL) 2021. Makanya, pemuda ini menjadi ikon basket Pulau Dewata dalam beberapa tahun terakhir.

Pemilik nama lengkap Aloysius Winston Swenjaya tersebut mulai bersinar enam tahun lalu. Winston terpilih sebagai DBL All-Star dua musim berturut-turut (2015 dan 2016). Bahkan di tahun 2016, dia terpilih sebagai MVP DBL Camp. Kemudian, beberapa rekannya lebih dulu bergabung dengan tim profesional, seperti Henky Lakay bersama Satya Wacana, Leonarfo Effendy bersama Louvre, dan Ikram Fadhil yang diambil CLS Knights. Sementara Winston baru muncul di IBL Pertamax 2021 bersama klub kebanggaan Bali.

Alumni SMAK Santo Yoseph Denpasar tersebut membuat pemain putra asal Bali kembali diminati. Sebab, sepeninggalan era Ponsianus Nyoman Indrawan (yang pernah memutuskan pensiun), pemain-pemain Bali seakan tenggelam di liga. Hanya Handri Satrya Santosa yang masih terlihat di IBL dalam tiga tahun terakhir.

Kembali lagi ke sorotan untuk penampilan di musim pertamanya. Meski disebut-sebut pemain potensial dari Bali, ternyata head coach Alexandar Stevanoski sangat bijaksana. Bukannya tidak mau memainkan Winston, tapi dia tahu kalau Winston belum punya pengalaman di liga profesional. Mentalnya masih perlu diasah lagi. Karenanya, Winston hanya diturunkan selama rata-rata 14,1 menit per game. Kontribusinya jadi tidak begitu besar yakni 1,3 PPG, 1,9 RPG, dan 1,8 APG.

Ternyata kalau dicermati lebih dalam dari catatan statistik, Winston masih perlu mengembangkan diri. Karena field goals precentage pemain setinggi 175 cm itu sangat rendah,hanya di kisaran 16,6%. Sangat jauh dari apa yang dia pernah perlihatkan di level sekolah menengah. Mungkin itu juga berkaitan dengan tugasnya, yang bukan sebagai opsi serangan Bali United. Tapi seadainya bisa ditingkatkan, maka Winston bisa jadi pilihan pertama di tim Bali.

Kembali soal mengasah kemampuan, Winstons punya waktu dan cara yang lebih baik, jika dilakukan tahun ini. Karena dia akan membela tim Provinsi Bali di PON XX/2020 Papua, yang akan diselenggarakan akhir bulan ini. Di ajang tersebut, Winston bisa menunjukkan kemampuannya. ***