
PEKANBARU, GORIAU.COM - Pihak Kepolisian Daerah Riau terus menginiasi kegiatan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas saat musim mudik Idul Fitri. Satal satunya adalah penempatan kamera terbang atau helicam di lokasi-lokasi rawan macet.
"Akan sepuluh unit kamera terbang untuk memantau kemacetan saat musim mudik Idul Fitri tahun ini yang akan di tempatkan di sejumlah wilayah rawan macet. Namun saat ini baru satu yang ada atau dikirimkan oleh Korlantas Mabes Polri dan akan di tempatkan di Kabupaten Kampar," kata Kapolda Riau Brigjen Condro Kirono kepada pers di Pekanbaru, Senin (21/7/2014).Ia mengatakan, penempatkan di Kampar karena daerah itu berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Barat yang tiap tahun memang selalu terjadi kepadatan kendaraan arus mudik.Kapolda mengatakan lagi, akan ada sepuluh unit helicam yang akan ditempatkan di Riau untuk kemudian dialokasikan ke sejumlah daerah kabupaten/kota dengan tingkat kerawanan kemacetan yang tinggi."Untuk saat ini hanya satu dulu, yang sembilan lagi menyusul dan akan membantu kepolisian dalam memantau arus mudik dan kemacetan tengah kota," katanya.Kamera terbang atau helicam menurut dia merupakan rancangan Korlantas Mabes Polri untuk mempermudah kerja kepolisian di lapangan.Awalnya, kata dia, alat ini hanya untuk memantau jika terjadi insiden kecelakaan, atau saat medan yang ditempuh dalam upaya penyelamatan cukup sulit."Seperti kecelakaan yang mengakibatkan kendaraan jatuh ke dalam jurang, tentu membutuhkan pemantauan melalui alat ini untuk mengetahui kondisinya dan peralatan apa saja yang dibutuhkan guna menyelamatkan korban," katanya.Dari situ, lanjut dia, Korlantas kemudian berinisiatif untuk mengembangkan fungsinya menjadi alat pemantau dari udara di setiap peristiwa kemacetan."Jadi tidak perlu ada banyak personel di satu titik rawan macet. Alat ini sudah ukup membantu kepolisian dalam menjalankan tugas di lapangan terlebih gambar yang dihasilkan cukup jernih. Begitu terjadi kemacetan, petugas langsung akan melakukan penguraian secepatnya," kata dia.Menurut dia, halicam juga dilengkapi dengan alat pendeteksi lokasi (GPS) yang berfungsi untuk mengatur jarak dan lokasi yang dituju.Efektifnya, demikian Kapolda, alat tersebut juga bisa kembali dengan sendirinya jika baterainya sudah menipis atau mulai habis."Jadi tidak perlu khawatir alat itu akan hilang atau jatuh saat kehabisan baterai. Halicam ini akan sangat membantu kepolisian dalam memantau arus mudik Lebaran tahun ini," katanya.Kepolisian Daerah Riau juga telah mempertunjukkan kecanggihan helicam saat acara Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2014 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah di Halaman Kantor Gubernur Riau di Pekanbaru, Senin siang.Gubernur Riau Annas Maamun yang menyaksikan pertunjukkan itu menyatakan bangga atas hasil karya kepolisian dalam upaya optimalisasi kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini. (fzr/ant)