DUMAI, GORIAU.COM - Polemik internal antara guru dan Kepala sekolah SMAN 2 Dumai berujung kepada mencuatnya kabar bahwa Dra.Evi Suryani selaku Kepsek dibekingi oleh oknum DPRD Dumai. Sehingga menjadi alasan kuat kenapa dirinya berani bersikap arogan hingga mengintimidasi para guru. 

Hal itu diungkapkan oleh salah seorang guru di SMAN 2 Dumai kepada Goriau.com Rabu (30/10/13)."Dia berani bersikap begitu karena dibekingi oleh anggota dewan sehingga dia berani semana-mena," kata guru yang enggan disebutkan namanya, saat dikonfirmasi via seluler.Sementara informasi tersebut belum diketahui oleh Komisi I DPRD Dumai. Dimana, adanya oknum DPRD yang membekingi kepsek SMAN 2 Dra.Evi Suryani."Saya belum tau ada informasi seperti itu," kata Jhonfikar sekretaris Komisi I DPRD Dumai kepada Goriau.com dikonfirmasi terpisah Rabu (30/10/13).Menurut Jhonfikar yang substansi saat ini permasalahannya sudah ditangani Disdik Dumai, sehingga komisi I menunggu hasil investigasi dari tim khusus pencari fakta oleh Disdik."Dibeking atau tidak proses tetap berlanjut, apalagi barang bukti ada yang ditunjukkan oleh para guru saat melapor ke Komisi I beberapa waktu lalu." jelasnya.Sejumlah guru SMAN 2 Dumai yang sempat menyampaikan visualisasi rekaman saat kepala sekolah tersebut marah-marah dan memberikan ancaman kepada para guru. Azwar Jas salah satu guru langsung memberikan visual rekaman kepada anggota komisi I tersebut.Sementara Ketua Komisi I Timo Kipda berjanji akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait atas masalah tersebut. Tujuannya, agar persoalan yang berada di lembaga pendidikan dapat terselesaikan mengingat tujuan sekolah untuk mendidik anak-anak.(egy)