BENGKALISKasus HIV dan AIDS di Kabupaten Bengkalis tahun 2015 meningkat secara signifikan di banding tahun 2014 lalu. Selain itu, kasus HIV dan AIDS di Kabupaten Bengkalis juga menempatkan Kabupaten Bengkalis di urutan ke-2 di Riau sebagai kabupaten penyumbang HIV dan AIDS.

Dikatakan Sekretaris Komisi Penanggulan AIDS (KPA), Ismail Mahyuddin, Senin (4/1/2016), dari catatan KPA perbulan Oktober 2015 di Kabupaten Bengkalis tercatat 314 kasus HIV dan 57 AIDS, sedangkan untuk yang meninggal dunia 43 orang.

''Kasus ini meningkat secara signifikan. Tahun 2014 lalu kasus HIV itu tercatat 239, AIDS 51 dan meninggal 33. Kalau ada disuatu tempat itu kita dapat dan dinyatakan positif HIV, berarti ada 100 orang yang tertular di tempat tersebut,'' katanya, Senin (4/1/2016).

Diungkapkan, dari data- data yang ada di KPA, jumlah kasus HIV dan Aids di Kabupaten Bengkalis penyumbang terbanyak merupakan kecamatan Mandau dan Pinggir.

''Penularan HIV dan AIDS itu bisa tertular dari hubungan seksual dan tranfusi darah. Namun, dari sekian banyak kasus yang ada, penyakit ini tertular akibat hubungan antara dua jenis,'' sebutnya.

''Kita tetap akan melakukan terobosan, seperti melakukan penyuluhan dan pembinaan,'' tambah Ismail. (ail)