DURI - Tidak hanya masyarakat saja yang harus siap menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) 2016, tetapi Pemerintah Daerah dan juga Polri (Kepolisian Republik Indonesia) pun harus sigap, menghadapi segala dinamika yang terjadi.

Menurut Kapolres Bengkalis, AKBP Aloysius Supriyadi, ada tiga poin penting yang harus dipersiapkan oleh personil Polri dilingkup Polres Bengkalis, untuk bekal menghadapi MEA.

"Saya memerintah kepada seluruh personil dibawah wilayah hukum Polres Bengkalis, untuk meningkatkan perbendaharaan bahasa asing, seperti bahasa Inggris," ujar AKBP Aloysius Supriyadi saat ditanya GoRiau.com, Senin (4/1/2016), bagaimana Polres Bengkalis menghadapi MEA.

Menurutnya, setiap personil harus meningkatkan kualitas bahasa Inggris, yang mungkin selama ini diabaikan. Untuk bisa berbahasa Inggris, setiap personil harus sekolah atau kursus.

"Kedua, personil pun harus menguasai SOP (Standar Operasional Prosedur) Kepolisian dalam menghadapi setiap kasus. Kalau memang kedepannya ada warga negara asing yang tersangkut kasus pidana, ya harus diproses sesuai hukum yang berlaku di Indonesia," katanya menjelaskan.

Masih dikatakan AKBP Aloysius Supriyadi, poin ketiga, untuk meningkatkan profesionilsme ditubuh Polri, setiap personil Polres Bengkalis, harus memiliki ijazah S1.

"Kuliah untuk mendapatkan ijazah S1, merupakan suatu modal setiap personil Polri di Polres Bengkalis. Sehingga minimal pendidikan sarjana, akan menjadi modal setiap personil meningkatkan karirnya, untuk lebih maju dalam menjalankan tugas," tutupnya mengakhiri pembicaraan.***