
SELATPANJANG, GORIAU.COM - Kebakaran hebat yang melanda di 3 desa di Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, sudah menghabisi seratusan hektar kebun sagu, karet dan hutan. Masyarakat hanya bisa membatasi lahan yang belum terbakar agar api tidak menjalar.
Tiga desa di Kecamatan Tasik Putri Puyu tersebut adalah, Desa Tanjung Pisang, Desa Mengkopot, dan Desa Mengkirau.
Seperti yang disampaikan Camat Tasik Putri Puyu, Fakhrurrozi SSos. Ia mengatakan bahwa di Desa Tanjung Pisang kebakaran kebun warga terjadi di kiri dan kanan jalan.
"Diperkirakan sekitar 20 hektar lahan dan kebun warga di Tanjung Pisang terbakar. Di Mengkirau sudah mencapai 30 hektar, tapi api berhasil dikendalikan. Selanjutnya, di perbatasan Mengkopot dan Mengkirau yang habis terbakar sekitar 35 hektar. Totalnya lebih kurang 85 hektar lahan dan kebun yang sudah terbakar," ungkapnya kepada wartawan, Minggu (23/2/2014).
Dituturkan camat lagi, proses pemadaman api dibantu oleh masyarakat, termasuk dari pihak kecamatan yang juga ikut. Mereka mengakui memang cukup sulit memadamkan api, karena musim kering dan sumber air susah didapat.
Para ibu-ibu juga menyiram atap rumah yang kebanyakan terbuat dari daun rumbia (daun sagu, red), agar bunga api yang terbang akibat angin tidak membakar rumah warga.(zal)