PEKANBARU- Setelah pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar pada 15 Februari 2017 nanti, suhu politik di Provinsi Riau bukannya menurun, tapi tambah panas.

Hal itu disebabkan semakin dekatnya jadwal pelaksanaan pesta demokrasi Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) yang digelar bulan Februari 2018 mendatang.

"Kompetisi Pilgubri ini sangat tinggi, sejumlah keder partai politik dari daerah akan muncul untuk bertarung menjadi orang nomor 1 di Riau," kata Pengamat politik Riau Dr Ahmad Tarmizi Yusa kepada GoRiau.com, baru-baru ini.

Tarmizi memprediksi, adapun kader partai politik yang akan maju di Pilgubri nanti, adalah mereka yang saat ini menjabat kepala daerah atau mantan kepala daerah yang sudah dua periode."Mereka punya suara yang kuat di daerah masing-masing, mereka layak jual, apalagi ada diantara mereka yang menjabat ketua parpol," tambahnya.

Adapun figur-figur yang akan maju di Pilgubri nanti, lanjut Tarmizi, seperti Ahmad (mantan Bupati Rohul dua periode yang juga Ketua Partai Demokrat Riau), Syamsuar (Bupati Siak jalan dua periode yang juga Ketua Golkar Siak), Irwan Nasir (Bupati Kepulauan Meranti jalan dua periode yang juga Ketua PAN Riau), Sukarmis (mantan Bupati Kuansing dua periode yang juga Ketua Golkar Kuansing), Indra M Adnan (mantan Bupati Inhil dua periode yang juga mantan Ketua Golkar Riau) dan Herman Abdullah (mantan Walikota Pekanbaru dua periode yang juga kader senior Golkar Riau).

"Dari nama-nama ini Syamsuar dan Irwan Nasir yang sedang menjabat. Apakah keduanya berani maju dan melepas jabatan bupatinya? Sementara mereka punya peluang bagus, apalagi Syamsuar yang dinilai berhasil memimpin Siak, kinerjanya sudah terlihat nyata dengan sejumlah prestasi ditingkat nasional," ujar Tarmizi.

Terkait figur dari DPR RI, seperti Lukman Edy (PKB), Jon Erizal (PAN) dan Said Abubakar Asegaf (Demokrat), kata Tarmizi, hal itu bisa saja terjadi."Tapi kalau melihat rival yang akan maju, apa mereka mau melepas jabatan anggota DPR RI," ujarnya.

Kendati demikian, Tarmizi tidak mengenyampingkan kekuatan Arsyadjuliandi Rahman yang merupakan Gubernur Riau saat ini dan juga Ketua Golkar Riau."Meski agak berat untuk bisa duduk lagi, tapi tak bisa juga kita abaikan kekuatan calon incumbent ini," tutupnya. *** #PEKANBARU