
SELATPANJANG, GORIAU.COM - Malang benar nasib salah seorang mahasiswa AMIK Selatpanjang. Kendaraan roda dua merk Shogun warna merah BM 4642 TO miliknya terbakar usai mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium (bensin, red), Selasa (11/11/2014) sore.
Di sela-sela upaya membersihkan sisa plastik terbakar di motornya, pemuda yang enggan menyebutkan namnya itu bercerita. Kata dia, waktu itu Ia bersama seorang teman perempuannya hendak ke kampus, tiba-tiba motornya berhenti karena bensin habis. Lalu, tidak jauh dari tempat motornya berhenti, Ia membeli bensin lalu mengisikan ke dalam motornya.Setelah bensin terisi, lalu Ia menghidupkan motornya, karena ingin menuju ke Kampus AMIK. Beberapa kali distrart, bukannya hidup, malah api keluar dari daerah karburator dan busi motor. Melihat api menyala dan membakar bagian mesin motor beserta plastik di sekitarnya, pemilik langsung memadamkan api dengan cara menyiram air. Air yang berada di jalan Terpadu pun menjadi alternatif untuk memadamkan api."Tadi habis bensin, lalu saya isi. Dugaan saya karburatornya banjir jadi bensin keluar dan membasahi busi. Ketika dialiri api, langsung terbakar," cerita pemuda pemilik motor Shogun itu.Ia juga mengaku pada pagi hari sudah terjadi seperti itu namun tidak sampai membuat motornya terbakar.Terlihat puluhan warga sekitar berhenti untuk menyaksikan langsung kejadian ini. Teman-teman korban yang baru saja pulang kampus pun berhenti untuk membantu korban. Akibat dari kejadian ini, motor shogun warna merah biru itu tidak bisa digunakan dan harus mendapat perawatan maksimal di bengkel.(zal)