
PEKANBARU, GORIAU.COM - Usai peristiwa bentrok antara Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Rokan Hulu dengan Satpol PP Kampar tadi sore, dikabarkan satu kompi atau dua pleton personel Polda Riau dengan jumlah 48 orang masih terus berjaga-jaga. Para pimpinan Polri masih terus bernegosiasi untuk penyelesaian konflik.
"Sementara itu informasi yang saya dapat. Mengenai informasi adanya massa atau anggota Satpol PP yang diamankan saya belum dapat," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau, Ajun Komsaris Besar Guntur Aryo Tejo lewat telekomunikasi di Pekanbaru, Selasa malam (28/1/2014).
Sebelumnya dikabarkan ratusan personil Satpol PP Rohul dan Satpol PP Kampar terlibat bentrok fisik di Desa Tanah Datar, Kecamatan Kunto Darussalam. Personl Satpol PP Rohul dituding menyerang lebih dulu ke lokasi keramaian yang ada Bupati Kampar Jefry Noer.
Menurut warga, bentrokan pecah usai jadwal Shalat Ashar sekitar pukul 16.30 WIB. Personel Satpol PP Rohul dituding menyerang massa Kampar yang sedang menyiapkan acara kedatangan Menteri Sosial (Mensos) di Desa Tanah Datar.
Kabarnya, berdasarkan hasil negosiasi di depan masjid setempat, personel Satpol PP Kampar mundur ke salah satu rumah warga. Namun, tak lama kemudian, ratusan personel Satpol PP Rohul menyerang massa dari Kampar yang sedang mempersiapkan acara.
Sementara, Kapolres Rohul AKBP H. Onny Trimurti Nugroho mengatakan dari bentrokan tadi, sekitar 7 unit mobil yang sedang diparkir dirusak. Namun, pihaknya belum mengetahui jumlah keseluruhan kerusakan yang dialami pihak Kampar. "Anggota masih melakukan pendataan sekarang," kata Kapolres Rohul di lapangan usai bentrokan reda.(fzr)