DUMAI, GORIAU.COM - Panitia Ujian Nasional (UN) Tingkat SMP sederajat Rayon Kota Dumai, Dinas Pendidikan (Disdik) Dumai mengklaim bahwa pada hari pertama, Senin (5/5/2014) berjalan dengan baik dan lancar.

''Ada kendala kecil dalam pelaksanaan ujian, namun sudah diatasi oleh panitia sekolah. Kendala yang terjadi yakni, tidak ada nomor pada Naskah Soal Ujian,'' sebut Ketua Panitia UN Tingkat SMP Sederajat Rayon Kota Dumai Drs Ridwan, Senin (5/5e014) kemarin saat dihubungi wartawan melalui sambungan selulernya.

Pada hari pertama UN ini, lanjutnya, pihaknya bersama rombongan, yaitu Kepala Disdik dan Kepala Kementrian Agama (Kemenag) melakukan peninjauan ke tiga sekolah untuk melihat dan memastikan ujian berjalan sebagaimana mestinya.

Tiga sekolah yang dikunjungi itu yakni, SMP Negeri 2 di Jalan Sultan Sarif Kasim, SMP Negeri Binaan Khusus (Binsus) di Jalan Putri Tujuh dan MTs Negeri di Jalan Jakolin, Kelurahan Bukit Datuk.

Ia juga menyebutkan, data sementara yang diterima olehnya, terdapat 2 orang peserta UN di SMP Negeri 5 Dumai yang tidak mengikuti ujian dengan berbagai alasan.

Saat ditanya apakah ada peserta didik yang mengikuti UN didalam sel penjara, Ia mengatakan tidak ada. Namun, agar UN berjalan lancar di seluruh sekolah penyelenggara UN, selain diawasi oleh pengawas ruang juga diawasi oleh pihak kepolisian.

Pihaknya juga memastikan kemurnian naskah soal ujian dan tidak terjadi adanya kebocoran soal atau kunci jawaban yang sangat diantisipasi pemerintah. ''Secara keseluruhan pelaksanaan ujian nasional dihari pertama ini berjalan dengan baik dan lancar,'' tegas Ridwan.

Dijelaskannya, sesuai dengan Daftar Nominasi Tetap (DNT), peserta UN di kota Dumai sebanyak 4.228 pelajar yang akan menempati ruang ujian sebanyak 234 ruang serta diawasi 468 pengawas ruang.

Dirincikannya, sebanyak 2.679 peserta UN berasal dari pelajar SMP Negeri dengan jumlah ruang ujian sebanyak 143 ruang yang diawasi 286 pengawas ruang. Sedangkan untuk pelajar SMP swasta yang menjadi peserta UN sebanyak 885 pelajar yang akan ditempatkan di 48 ruang ujian serta diawasi oleh 96 pengawas ruang.

Sedangkan untuk pelajar MTs Negeri sebanyak 223 peserta UN yang akan ditempatkan di 12 ruang serta diawasi 24 pengawas ruang dan untuk pelajar MTs Swasta yang mengikuti UN berjumlah 441 peserta UN yang akan menempati 31 ruang ujian serta diawasi oleh pengawas ruang sebanyak 62 orang.

''UN hari pertama yang telah berlangsung Senin (5/5/2014) dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Dilanjutkan Selasa (6/5/2014) dengan mata pelajaran matematika, kemudian Rabu (7/5) dengan mata pelajaran Bahasa Inggis dan di hari terakhir Kamis (8/5) dengan mata pelajaran IPA. Dimana, UN tingkat SMP sederajat berlangsung selama 4 hari,'' urainya, seraya menambahkan, Dalam sehari hanya satu mata pelajaran yang di UN kan dengan waktu pengerjaan atau menjawab soal selama 2 jam (dimulai pukul 07.30 - 09.30 WIB).

Terakhir, Ridwan menghimbau, agar seluruh peserta UN dapat datang ke sekolah tepat pada waktunya dan selalu menjaga kondisi kesehatannya. ''Mohon kepada orang tua untuk selalu mengawasi anak - anaknya selama UN berlangsung. Pantau terus dan tetap membantu menjaga kondisi tubuh anak - anaknya, agar tetap fit dan prima ketika menghadapi UN,'' imbuhnya. (dcp)