
PEKANBARU - Seorang gadis di bawah umur jadi korban kejahatan seksual yang dilakukan oleh pria kenalannya. Korban yang masih berusia 15 tahun ini dibawa kesalah satu tempat hiburan di Kota Pekanbaru, Riau dan dicekoki minuman keras serta obat.
Setelah itu, anak baru gede (ABG) tersebut kemudian digiring kesebuah hotel di Jalan Tuanku Tambusai, Kota Pekanbaru. Di sanalah korban, sebut saja namanya Anggrek (Identitas disamarkan, red) akhirnya disetubuhi oleh pemuda kenalannya ini.
Informasi dari kepolisian yang diperoleh GoRiau.com, kejadian itu bermula pada Minggu (5/11/2017) lalu. Malam itu Anggrek dibawa oleh pelaku berinisial Wi ketempat hiburan. Rupa-rupanya, pemuda 25 tahun ini punya maksud lain yang tidak disadari oleh korban.
Di sana Anggrek kemudian dipaksa untuk menenggak minuman keras (Miras). Bahkan korban juga diberi obat/pil yang dirinya sendiri tidak tahu apa itu. Korban pun tak bisa berbuat apa-apa, hingga akhirnya Miras dan obat tersebut bereaksi pada tubuhnya.
Berlanjut dari situ, Anggrek lalu digiring oleh Wi ke hotel dan pelaku kemudian menyetubuhi korban di sana. Lantaran tidak terima, keluarga Anggrek akhirnya melaporkan kasus ini ke Polresta Pekanbaru, terkait atas dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur.
Laporan ini dibenarkan oleh Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Iptu Polius Hendriawan, Rabu (8/11/2017) pagi. Kasus tersebut sedang ditangani jajaran Satuan Reserse Kriminal, dan korbannya juga sudah dimintai keterangan oleh aparat berwajib.
Untuk diketahui, sudah jadi rahasia umum jika sejumlah tempat hiburan malam di Pekanbaru sangat lemah pengawasannya terhadap para pengunjung. Tak sedikit ditemukan adanya anak di bawah umur yang bebas keluar masuk, bahkan hingga menenggak Miras.
Ini terbukti dari sederet razia yang digelar aparat, di mana adanya kalangan pelajar dan anak di bawah umur yang kedapatan Dugem hingga dini hari. Belum lagi terkait dugaan mudahnya peredaran Narkoba di hiburan malam tersebut.
Bukan isapan jempol semata, karena hasil razia yang digelar aparat, kerap didapati pengunjung yang urinennya positif menggunakan Narkotika. Bahkan juga dalam beberapa razia ini, petugas menemukan Narkoba yang dibawa pengunjung. ***