
TEMBILAHAN- Salah satu upaya yang dilakukan DTPHP (Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perternakan) Inhil, Riau untuk meningkatkan komoditas pertanian yang ada di Negeri Seribu Parit ini adalah, menanam lebih banyak komoditas jagung di tahun 2016 ini.
Dimana, jika pada tahun 2015 lalu, penanaman jagung seluas 2.349 hektare dengan produksi sebanyak 5.210 ton, pada tahun ini, DTPHP akan menambah luas penanaman tersebut.
''Kita akan tanam 2.600 hektare jagung, yang tersebar diseluruh kecamatan yang ada. Semoga saja dengan penambahan luas area penanamannya, hasil produksi juga ikut meningkat'' sebut Kepala DTPHP Inhil, Kuswari, Senin (11/4/2016).
Ia juga menuturkan, penambahan areal penanaman jagung ini dilakukan sebagai upaya dukungan terhadap ketahanan pangan di Inhil. Apalagi, seluruh kawasan di Inhil, rata-rata dijelaskannya cocok untuk ditanami jagung.
Dari seluruh kecamatan yang ada di Inhil, penanaman jagung terluas dijelaskannya yaitu 774 hektare dengan produksi 1.697 hektare berada di Kecamatan Keritang. Kemudian Kecamatan Batangtuaka dengan 320 hektare dan produksi sebanyak 540,50 ton.
Kemudian Kecamatan Gaung dengan luas 203 hektare memproduksi 430 ton, Kempas 175 hektare memproduksi 437,68 ton.
Kecamatan Sungai Batang 104 hektare dengan produksi 228,69 ton, Tembilahan Hulu 101 hektare dan memproduksi jagung sebanyak 130,52 ton. Â Â
"Sedangkan untuk penanaman jagung terendah terdapat di Kecamatan Reteh yaitu hanya tiga hektare, Kecamatan Concong empat hektare dan Kecamatan enok tercatat tujuh hektare,'' tukas Kuswari.(*/ayu)